Puskesmas Batang-Batang Latih Bidan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Serviks

Amin Bashiri • Dipublikasikan Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:21 WIB
BERJALAN LANCAR: Puskesmas Batang-Batang saat melaksanakan kegiatan on the job training (OJT) di kantornya pada Sabtu (17/10).
BERJALAN LANCAR: Puskesmas Batang-Batang saat melaksanakan kegiatan on the job training (OJT) di kantornya pada Sabtu (17/10).

SUMENEP, RadarMadura.id – Puskesmas Batang-Batang meningkatkan kompetensi bidan dalam mendeteksi dini kanker payudara dan kanker serviks melalui kegiatan on the job training (OJT), Sabtu (17/10).

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat upaya pencegahan kanker pada perempuan.

Kegiatan yang berlangsung di Puskesmas Batang-Batang, Kecamatan Batang-Batang, itu menyasar bidan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan perempuan.

Pelatihan dipandu dokter umum puskesmas untuk meningkatkan keterampilan pemeriksaan dan skrining sesuai standar.

Kepala Puskesmas Batang-Batang dr Hj Sulaiha Riningsih, M.Si. mengatakan, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Puskesmas tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan melalui deteksi dini.

"Deteksi dini sangat penting untuk menemukan kemungkinan adanya kanker sejak awal. Karena itu, kemampuan tenaga kesehatan, khususnya bidan, perlu terus ditingkatkan agar pelayanan skrining kepada perempuan bisa dilakukan secara optimal," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, bidan mendapat penguatan keterampilan pemeriksaan payudara klinis (SADANIS) dan pemeriksaan serviks sesuai standar.

Kedua metode tersebut menjadi bagian dari upaya mendeteksi indikasi penyakit sejak dini sehingga pasien dapat segera menjalani pemeriksaan lanjutan dan memperoleh penanganan medis yang tepat.

Sulaiha berharap, peningkatan keterampilan bidan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Batang-Batang.

Dengan begitu, potensi penyakit dapat diketahui lebih awal dan segera ditindaklanjuti.

"Kami ingin tenaga kesehatan semakin terampil dalam melakukan deteksi dini. Dengan begitu, apabila ditemukan indikasi yang perlu diwaspadai, bisa segera ditindaklanjuti sesuai prosedur," jelasnya.

Menurut Sulaiha, keberhasilan pencegahan kanker juga membutuhkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan.

Karena itu, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan perlu diimbangi dengan edukasi kepada perempuan mengenai pentingnya skrining.

Melalui OJT tersebut, Puskesmas Batang-Batang berupaya memperkuat pelayanan promotif dan preventif, terutama dalam menjaga kesehatan perempuan.

"Langkah ini diharapkan membantu menekan keterlambatan penanganan serta mengurangi risiko kematian akibat kanker payudara dan kanker serviks," imbuhnya. (iqb/han)

Editor : Amin Bashiri
on the job training Puskesmas Batang Batang pelatihan