Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tata Kelola KDKMP Diperkuat

H
Penulis: Hera Marylia❯
TEGAS: Kepala Diskop UKM dan Naker Pamekasan Salehoddin saat memberikan keterangan pada Jawa Pos Radar Madura. (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)
TEGAS: Kepala Diskop UKM dan Naker Pamekasan Salehoddin saat memberikan keterangan pada Jawa Pos Radar Madura. (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)

Advertisement

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pamekasan terus diperkuat.

Pemerintah daerah mulai melakukan harmonisasi antara pengurus, pengawas, dan manajer agar pembagian tugas serta pola kerja koperasi berjalan optimal sebelum operasional.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenagakerja (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan Salehoddin mengatakan, pihaknya memberikan pelatihan kepada pengurus KDKMP.

Advertisement

Sebanyak 189 KDKMP telah diundang mengikuti pelatihan secara luring untuk mendapatkan pembekalan mengenai penguatan kelembagaan dan manajemen tata kelola koperasi.

Menurut Salehoddin, penguatan kelembagaan penting karena KDKMP merupakan program baru.

Pemerintah daerah perlu memastikan setiap unsur di dalam koperasi memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Advertisement

”Mereka perlu saling mengenal dan memahami peran masing-masing supaya bisa mengoptimalkan kerja-kerja KDKMP,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Madura.

Dia menjelaskan, manajer KDKMP bertanggung jawab menjalankan pengelolaan administrasi dan operasional koperasi.

Dalam pelaksanaannya, manajer berkoordinasi dengan pengurus dan mempertanggungjawabkan pekerjaannya kepada pengurus.

Sementara itu, pengawas bertugas mengawasi jalannya operasional koperasi.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

DKPP Pamekasan Habiskan Puluhan Juta Untuk Belanja Suvenir Tumbler Termos hingga Payung

DKPP Pamekasan Habiskan Puluhan Juta Untuk Belanja Suvenir Tumbler Termos hingga Payung

pengadaan suvenir senilai puluhan juta rupiah yang melekat di DKPP tersebut patut dipertanyakan urgensinya. Terlebih, di tengah kondisi fiskal daerah yang menuntut efisiensi anggaran.

Pemkab Pamekasan Sebut Antrean Solar Dipicu Pengurangan Kuota

Pemkab Pamekasan Sebut Antrean Solar Dipicu Pengurangan Kuota

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setkab Pamekasan Sri Puji Harijani menyebut pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Pertamina terkait persoalan tersebut.

Mahasiswa ITS Olah Limbah Batang Pisang Jadi Biochar untuk Pertanian Pamekasan

Mahasiswa ITS Olah Limbah Batang Pisang Jadi Biochar untuk Pertanian Pamekasan

ITS dampingi Kelompok Tani SHINTA II di Pamekasan mengolah limbah batang pisang menjadi biochar untuk mendukung kesuburan tanah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer