BANGKALAN, RadarMadura.id – Kondisi rumah potong hewan (RPH) Bangkalan tidak terawat.
Fasilitas yang dikelola Dinas Peternakan Bangkalan itu tampak sepi tanpa aktivitas pada siang hari. Cat dinding gedung di sejumlah sisi banyak mengelupas.
Kabid Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Disnak Bangkalan Cindra Andi Yuniawati Rachman mengakui aktivitas RPH memang sepi setiap di siang hari. Sebab, aktivitas penyembelihan hewan dilakukan malam hari.
”Makanya, kalau siang sepi. Karena kami mengejar penjualan daging di pasar saat dini hari,” tuturnya kemarin (21/9).
Dia menjelaskan, hasil pemotongan daging didistribusikan ke beberapa pasar di Bangkalan. Di antaranya, Pasar Ki Lemah Duwur (KLD), Pasar Sorjan, Pasar Bancaran, dan pasar yang lain.
”Biasanya tiap hari menyembelih 2–3 ekor sapi. Itu rutin setiap hari,” terangnya.
Saat ditanya soal target pendapatan asli daerah (PAD) dari RPH, Cindra mengaku masih akan berkoordinasi dengan sekretaris RPH.
Dia mengakui capaian bulan ini belum memenuhi target. "Untuk bulan ini belum tercapai. Tapi, akhir tahun insyaallah sampai target," ucapnya.
Terkait biaya pemeliharaan gedung, dia menyatakan anggaran tersebut ada. Namun, peruntukannya bergantian.
Perbaikan yang sudah dilakukan adalah perbaikan besi. ”Untuk cat yang mengelupas nanti bertahap,” ucapnya singkat. (ina/jup)
Editor : Amin Bashiri