Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Terkesan Habiskan Anggaran tanpa Kontribusi Nyata, Pemkab Sumenep Pertimbangkan Pemberian Subsidi KMP DBS III

Fatmasari Margaretta • Sabtu, 13 Januari 2024 | 19:02 WIB

DALAM PERAWATAN: KMP DBS III milik PT Sumekar Line berada di perairan Kecamatan Kalianget, Sumenep, Rabu (10/1). (MOH IQBAL/JPRM)
DALAM PERAWATAN: KMP DBS III milik PT Sumekar Line berada di perairan Kecamatan Kalianget, Sumenep, Rabu (10/1). (MOH IQBAL/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Dharma Bahari Sumekar (DBS) III milik PT Sumekar Line menjadi sorotan kalangan legislatif.

Wakil rakyat mempertimbangkan untuk mengalokasikan anggaran subsidi terhadap armada kapal milik badan usaha milik daerah (BUMD) tersebut.

Anggota Komisi III DPRD Sumenep M. Muhri mengatakan, kontribusi kapal milik perusahaan pelat merah tersebut tidak jelas.

Karena itu, internalnya belum bersedia mengalokasikan anggaran untuk pengoperasian KMP DBS III.

Baca Juga: Tak Kapok Dipenjara, Residivis Penadah Kendaraan Curanmor Kembali Masuk Bui, 15 Bulan Buron dari Pengejaran Polisi

”Memang sedang kita evaluasi dan pertimbangkan keberadaannya,” katanya.

Jika diberikan subsidi oleh pemerintah, seharusnya KMP DBS III mampu memberikan kontribusi positif terhadap pemkab.

Yaitu, berupa pendapatan asli daerah (PAD). Sedangkan PAD yang diberikan tidak jelas dan terkesan hanya menghabiskan anggaran tanpa ada timbal balik yang nyata.

”Kalau memang terus membebankan APBD, lebih baik bubarkan saja,” ujarnya.

Baca Juga: Lakukan Penertiban, Polres Sumenep Ingatkan Pemilik Toko Tak Jual Knalpot Brong

Muhri mengungkapkan, PT Sumekar Line seharusnya mampu mengoptimalkan pengelolaan KMP DBS III.

Yakni, dengan memberikan kontribusi pada pemkab berupa PAD. Kemudian, juga harus mampu mengakomodasi kebutuhan penyeberangan masyarakat kepulauan.

”Saya harap nanti kalau sudah beroperasi berikan pelayanan yang terbaik,” imbuhnya. 

Pegawai PT Sumekar Line Bambang tidak mengetahui secara pasti bagaimana perumusan kontrak subsidi tersebut.

Baca Juga: Mahfud MD Berdialog dengan Warga Pamekasan, Minta Masyarakat PIlih Pemimpin dengan Hati Nurani

Namun, kapal tersebut tetap melayani penyeberangan masyarakat kepulauan.

Akan tetapi, sejak awal Januari, KMP DBS III tidak beroperasi karena kontrak subsidinya sudah habis.

”Untuk kontrak subsidi, pembahasannya seperti apa saya tidak tahu. Itu langsung jajaran direktur yang membahas,” katanya. (iqb/jup)

Editor : Fatmasari Margaretta
#anggaran #pemkab sumenep #sumenep #kontribusi #evaluasi #bumd #kepulauan #subsidi