Anggaran Mamin Dispendik Sampang Lebih Setengah Miliar, Dewan Minta Transparansi

Hera Marylia • Dipublikasikan Selasa, 3 November 2026 | 08:55 WIB
TELAN ANGGARAN: Puluhan guru mengikuti pelatihan bahasa Madura di Aula Dispendik Sampang, Kamis (6/8). (AYU LATIFAH/JPRM)
TELAN ANGGARAN: Puluhan guru mengikuti pelatihan bahasa Madura di Aula Dispendik Sampang, Kamis (6/8). (AYU LATIFAH/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Alokasi anggaran yang dikucurkan untuk Dinas Pendidikan (Dispendik) Sampang patut disoroti.

Sebab, lembaga itu mengelola dana Rp 604 juta untuk pengadaan makanan dan minuman (mamin).

Anggaran ratusan juta itu dipecah 23 paket pengadaan. Besarnya anggaran mamin itu tak sejalan dengan kebijakan penghematan atau efisiensi yang dilakukan pemerintah.

Kepala Dispendik Sampang Nor Alam mengakui anggaran pengadaan mamin yang melekat di lembaganya lebih dari setengah miliar.

Dia menyebut, dana jumbo itu untuk pengadaan mamin semua kegiatan yang dilaksanakan lembaganya.

"Itu semua kegiatan, ada kegitan O2SN, snack Hari Pendidikan Nasional yang leading sector-nya di kami dan rapat kegiatan lainnya," ucapnya kemarin (2/11).

Nor Alam menyebut dana ratusan juta untuk pengadaan mamin di lembaganya masih dalam taraf wajar.

Sebab, meski di tengah pemberlakuan efisiensi, tidak ada batasan minimum dan maksimum untuk pengadaan mamin.

Grafis dibantu AI
Grafis dibantu AI

"Untuk penyediaan kami menggunakan pihak ketiga melalui e-Katalog," paparnya.

Ketua Dewan Pendidikan Sampang Imam Abu Holid menyampaikan, penganggaran mamin rapat di dispendik memang besar.

Sebab mengakomodasi semua kegiatan pendidikan dari jenjang TK hingga SMP.

Namun karena nilainya lebih dari setengah miliar, alokasi anggaran tersebut tidak wajar.

"Itu perlu disorot dan patut dipertanyakan. Selama ini memang rapat juga dengan kepala sekolah dan guru tidak sampai jam 12.00 dikasih kue saja," tambahnya.

Pria asal Kecamatan Tambelangan itu meminta dispendik transparan dalam pemanfaatan anggaran pemerintah. Termasuk dana pengadaan mamin tamat. (ay/jup)

Editor : Hera Marylia
dispendik anggaran mamin setengah miliar Dewan Pendidikan