Dua Paket RTLH di Sampang Belum Dikerjakan

Hera Marylia • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 09:32 WIB
PEMBANGUNAN: Tukang sedang memperbaiki rumah warga yang mendapat program RTLH di Desa Morbatoh, Banyuates, Sampang, Rabu (7/10). (DLH PERKIM UNTUK JPRM)
PEMBANGUNAN: Tukang sedang memperbaiki rumah warga yang mendapat program RTLH di Desa Morbatoh, Banyuates, Sampang, Rabu (7/10). (DLH PERKIM UNTUK JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Program rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Sampang sedang dikerjakan.

Total, ada 19 paket bedah rumah harus diselesaikan sebelum akhir Desember. Namun terdapat dua paket yang sampai sekarang belum dikerjakan.

Kabid Perumahan Rakyat dan Permukiman DLH Perkim Sampang Abdul Rokib menyampaikan, terdapat 19 paket rumah yang akan dibangun.

Yakni terdiri dari 17 paket reguler dan dua paket RTLH bencana. 

Progres delapan rumah sudah tuntas 100 persen. Sembilan di antaranya sedang dibangun. Sedangkan dua paket lainnya belum dikerjakan.

”Ada yang sudah selesai dan ada yang sedang dibangun,” katanya Rabu (7/10).

Dua paket yang belum dikerjakan lokasinya di Desa Bringin, Kecamatan Tambelangan, dan Desa Karang Penang Onjur, Kecamatan Karang Penang.

Dua lokasi ini akan dikerjakan setelah perubahan anggaran ekuangan (PAK). ”Karena ada perubahan, jadi nunggu disahkan di PAK,” ungkapnya.

Menurut Rokib, paket pembangunan RTLH ditarget tuntas sebelum Desember.

Karena itu, pihaknya akan mempercepat pembangunan dua rumah yang tertunda untuk pembuatan SK Penetapan Lokasi (Penlok). Pencairan anggaran juga menuggu PAK.

”Untuk pencairan sudah semua, tinggal yang dua (titik),” pungkasnya. (ay/bil)

Editor : Hera Marylia
DLH Perkim kabupaten sampang bedah rumah rtlh