SAMPANG, RadarMadura.id – Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Tambelangan dibuka Selasa (27/1).
Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sampang Yuliadi Setiyawan.
Dia mengatakan, pembangunan daerah harus dilakukan bersama seluruh stakeholder dan masyarakat Kabupaten Sampang, termasuk masyarakat Kecamatan Tambelangan.
Semua pihak harus bergotong royong membantu pemerintah menyukseskan program yang sudah direncanakan.
Menurutnya, jika semua pihak bersinergi, dia meyakini Sampang akan semakin berkembang dan maju.
”Kami akan terus berupaya menyejahterakan masyarakat Sampang, termasuk di Kecamatan Tambelangan,” katanya.
Pria yang karib disapa Wawan itu mengutarakan, potensi yang bisa dikelola dengan baik di Kecamatan Tambelangan yakni sektor pertanian.
Petani bisa menghasilkan lombok, tembakau, dan hasil pertanian lainnya.
”Sebenarnya untuk memajukan masyarakat Sampang sangat gampang. Kuncinya, yakni memajukan petani kita. Sebab, 60 persen lebih masyarakat Sampang aktif di sektor pertanian,” tuturnya.
Dalam kegiatan musrenbangcam tersebut, Wawan mengimbau agar mempertimbangkan asas manfaat dalam program yang akan diusulkan.
Jika mengusulkan pembangunan infrastruktur jalan, harus diperhitungkan dengan baik daerah sekitar yang akan dibangun.
”Kami berharap pembangunan infrastruktur diprioritaskan di lokasi yang dekat dengan pelayanan kesehatan (puskesmas), sekolah, pondok pesantren, serta pertanian. Sebab, akan meningkatkan roda perekonomian masyarakat,” pesannya.
Camat Tambelangan Ahmad Fariji mengungkapkan, Kecamatan Tambelangan memiliki sejumlah potensi yang bisa dikembangkan. Di antaranya sektor ekonomi kreatif dan pertanian.
Dia mengutarakan, pihaknya memiliki beberapa usulan prioritas pada musrenbangcam.
Di bidang umum, yakni peningkatan jalan poros desa dan pembangunan jembatan.
Pada sektor pertanian, pihaknya akan mengusulkan peningkatan sarana dan prasarana (sarpras) sektor pertanian seperti hand sprayer, pupuk, hand tractor, dan yang lainnya.
”Mudah-mudahan usulan kami bisa diakomodasi pada RKPD 2027 oleh Pemkab Sampang,” harapnya. (bai/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti