Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Wartawan Jadi Korban Penganiayaan, Polisi Tangkap Satu Tersangka, Pelaku Lain Belum Diringkus

Hera Marylia Damayanti • Kamis, 19 Juni 2025 | 12:40 WIB
DIHUKUM: Tersangka Z diinterogasi penyidik di ruang Satreskrim Polres Sampang Rabu (18/6). (UBAIDILLAHIR RAIE/JPRM)
DIHUKUM: Tersangka Z diinterogasi penyidik di ruang Satreskrim Polres Sampang Rabu (18/6). (UBAIDILLAHIR RAIE/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Satreskrim Polres Sampang meringkus pria berinisial Z, warga Dusun Polai Laok, Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Rabu (18/6). Pria berusia 31 tahun ini ditangkap karena menganiaya wartawan berinisial N.

Kasatreskrim Polres Sampang AKP Safril Selfianto membenarkan jika korban merupakan wartawan. Pihaknya mengantongi dua kartu identitas atau ID card milik N. Selain menjadi Kepala Harian Merdeka Post.com Biro Sampang, korban juga aktif sebagai Kepala Biro Madura Komando Patas TV.vom.

”Yang bersangkutan merupakan wartawan. Pembacokan terjadi pada pukul 01.00 dini hari di rumah korban,” ujarnya.

Setelah kejadian, pihaknya mendapat informasi dari warga terkait insiden pembacokan tersebut. Namun, posisi korban sudah dirawat di RSUD Ketapang. ”Setelah dirawat di RSUD Ketapang, korban dirujuk ke Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut,” tuturnya.

Pama dengan tiga balok emas di pundaknya itu mengungkapkan, korban mengalami luka bacok di bagian leher dan jari. ”Kelingking korban hampir putus,” ungkap Safril.

Pihaknya sudah mendatangi rumah korban untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, diduga pelaku penganiayaan ada dua orang. Yakni berinisial Z, 31, dan D, 45. Keduanya beralamat di Dusun Polai Laok, Desa Bira Tengah.

”Pelaku yang sudah kami amankan atas nama Z. Dia diamankan di perbatasan Kecamatan Tanjungbumi, Bangkalan, dan Kecamatan Banyuates,” ujarnya.

Safril belum mengetahui motif kejadian tersebut. Saat ini pihaknya melakukan penyelidikan. Pihaknya perlu melakukan pendalaman untuk mengungkap motif dari penganiayaan tersebut.

”Terkait informasi adanya tembakan pada korban, masih kami dalami. Yang menganiaya korban menggunakan celurit, yakni tersangka Z,” tukasnya. (bai/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#tembakan #menganiaya #Penganiayaan #Motif #luka #wartawan