KEDUNGDUNG, RadarMadura.id – Musyawarah rencana pembangunan (musrembang) Kecamatan Kedungdung dilaksanakan Kamis (6//2).
Salah satu fokus musyawarah dalam menyusun rencana program adalah pengentasan kemiskinan.
Hal ini sesyai dengan tema yang diusung Kecanatan Kedungdung.
Yakni, Peningkatan Produktivitas SDM serta pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan untuk percepatan pembangunan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Acara itu dibuka oleh Sekkab Sampang Yuliadi Setiyawan.
Camat Kedungdunh Mohammad Sulhan menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka menyusun rencana kerja program daerah 2026.
Baca Juga: Tiga Saksi Tak Hadiri Persidangan pada Sidang Kasus Dugaan Penelantaran Keluarga di Sampang
Pihaknya tidak memungkiri bahwa pengentasan kemiskinan menjadi salah satu fokus pemerintah ke depan.
Adapun usulan program yang dicanangkan juga menyerap usulan dari pemerintah desa.
Beberapa kebutuhan wilayhanya telah dicanangkan sebagai usulan.
Seperti peningkatan infrastruktur jalan dan pengembangan waduk klampis sebagai destinasi wisata.
Kemudian, pengembangan sektor pertanian untul mendukung penguatan pangan.
Mengingat, wilayah juga memiliki potensi pertanian yang cukup besar.
Termasuk, peningkatan fasilitas layanan pendidikan untuk sekolah yang membutuhkan rehab ruang kelas baru.
” Pembangunan jalan termasuk yang sangat diharapkan masyarakat. Ini juga untuk mendukung percepatan pembangunan ekonomi,” jelasnya.
Baca Juga: Tunggu Vonis Inkrah, Kejari Sampang Komitmen Lakukan Pengembangan Kasus BLT DD Baruh
Sekkab Sampang Yuliadi Setiyawan menyampaikan, musrembang ini penting sebagai saran untuk membahas dan menyepakati rencana program yang dibutuhkan ke depan.
Makanya, bernagai elemen masyarakat juga dilibatkan dalam kegiatan ini.
Kata dia, fokus pembangunan Kabupaten Sampang 2026 salah satunya peningkatan produktivitas sumber daya manusia.
Fokus ini diharapkan dapat mempercpeta pengentasan kemiskinan ddan pembangunan ekonomi inklusif berkelanjutan.
” Kami berharap rencana program yang disusun memang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pastikan program itu bermanfaat,” jelasnya. (jun)
Editor : Amin Basiri