SAMPANG, RadarMadura.id – Dua unit mobil operasional PT Geliat Sampang Mandiri (GSM) dilelang.
Aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sampang itu dilelang dalam satu paket dengan limit harga Rp 170 juta.
Perhitungan nilai aset tersebut dilakukan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pamekasan.
Kendaraan operasional yang dilelang berupa mobil toyota Avanza lansiran 2012. Pengajuan penawaran berlangsung sampai Jumat (12/7).
Setiap pengajuan harus menyediakan uang jaminan sebesar Rp 20 juta.
Plt Direktur Utama PT GSM Tamsul menyampaikan, aset mobil milik perusahaan tengah dilelang.
Bekas mobil operasional itu dijual karena masa penyusutan sudah habis. Apabila tidak segera dijual, nilai cenderung kian turun.
Menurutnya, dua unit mobil keluaran 2012 itu dinilai kurang layak untuk dijadikan mobil operasional.
Sebab, kondisinya terlalu tua. Saat ini pihaknya memiliki satu unit mobil operasional baru.
”Dua unit mobil itu sekarang proses lelang. Kami rasa memang sudah waktunya diganti karena usia kendaraan cukup tua,” ungkapnya.
Kabag Perekonomian Setkab Sampang Juwaini mengaku sudah mengetahui jika PT GSM tengah melelang mobil operasional.
Baca Juga: Fasilitasi Produk Ekonomi Kreatif Siswa, Cabdindik Jatim Batasi Sampel Produk di Kios, Ini Alasannya
Menurutnya, BUMD yang bergerak dalam usaha transaksi migas itu sudah memiliki pengganti satu unit mobil operasional.
Dia berharap, fasilitas tersebut dapat meningkatkan kinerja PT GSM.
”Nanti hasil penjualan aset harus kembali dapat dikelola untuk menunjang peningkatan perusahaan,” jelasnya. (jun/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti