Puisi A. Propbeh FS

Hera Marylia Damayanti • Dipublikasikan Minggu, 21 April 2024 | 16:39 WIB
Ilustrasi sambut hari kemenangan. (Freepik)
Ilustrasi sambut hari kemenangan. (Freepik)

Hari Kemenangan

Pagi buta setelah membuka mata

Gema takbir saling bersahut-sahutan di toa-toa

Anak-anak kecil sampai orang tua

Berduyun-duyun memakai sarung juga mukena

 

Tegak tanpa bergerak

Lengan kiri tertumpang lengan kanan

Lalu bibir-bibir mulai bergetar

Allahu Akbar (7x)

Segala pujian terlontar

Memuja Tuhan pencipta alam

 

Lengkap ritual ibadah dilaksanakan

Semua muka tersenyum lebar

Dari yang muda sampai yang tua

Saling menjulurkan ke lapangan

 

Lalu bergantian mengucapkan:

Minal Aidin wal Faizin

Mohon Maaf Lahir dan Batin.

 

C03R, 23

................................

Baca Juga: Puisi-Puisi BH. Riyanto

Hiruk Pikuk Malam Kemenangan

Tak seperti saban hari

Lampu-lampu mati

Hujan deras sekali

Jaringan pun tak ada chemistry

 

Tak seperti biasanya

Malam kegembiraan suram kegirangan

Sorak-sorai berkalih lamunan

Sebab alih-alih dewasa derita melanda

 

Tak seperti tahun sebelumnya

Tempat kelahiran bak hutan belantara

Kisah kasih tinggallah cerita

Sungguh nestapa tak bersama keluarga

 

Gili Raja, 10 April 2024

................................

*)Pernah nyarung di PP Annuqayah Daerah Lubselia dan berproses di Sanggar Basmalah.

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia
Hiruk Pikuk Malam Kemenangan Kegembiraan takbir Hari Kemenangan