SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep bakal melakukan monitoring Program Diniyah Terintegrasi. Pengawasan tersebut dijadwalkan pada awal Oktober.
Tujuannya untuk memastikan program yang diterapkan pada tahun ajaran 2026/2027 itu berjalan sesuai ketentuan.
Program Diniyah Terintegrasi diterapkan pada satuan pendidikan di bawah kewenangan Disdik Sumenep.
Program tersebut diarahkan untuk memperkuat pemahaman keagamaan, pembentukan karakter, dan akhlak peserta didik. Dengan begitu, pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik.
Kepala Dispendik Sumenep Mohamad Iksan mengatakan, pihaknya akan melakukan monitoring terhadap pelaksanaan Program Diniyah Terintegrasi.
Pihaknya ingin memastikan pelaksanaan program di lapangan berjalan sebagaimana yang telah ditetapkan.
”Awal Oktober saya akan melakukan monitoring kepada pelaksana program diniyah,” katanya.
Monitoring tersebut menjadi langkah awal Dispendik untuk mengecek pelaksanaan program sejak diberlakukan.
Terutama terkait kesiapan dan pelaksanaan diniyah oleh pihak yang telah ditunjuk sebagai pelaksana.
”Kalau tidak dikroscek, kita tidak akan tahu seperti apa realisasi yang sebenarnya,” tegas Iksan.
Iksan menyampaikan, hingga saat ini belum ada kendala dalam pelaksanaan Program Diniyah Terintegrasi.
Meski demikian, monitoring tetap dilakukan untuk mengetahui kondisi riil di lapangan. ”Selama ini belum ada kendala apa pun,” tukasnya. (iqb/bil)
Editor : Amin Bashiri