DKPP Pamekasan Kecipratan Anggaran Puluhan Miliar

Hera Marylia • Dipublikasikan Rabu, 4 November 2026 | 09:04 WIB

 

DKPP Pamekasan mendapat kucuran anggaran jumbo dalam Perubahan APBD 2026 (Ilustrasi: JawaPos.com)
DKPP Pamekasan mendapat kucuran anggaran jumbo dalam Perubahan APBD 2026 (Ilustrasi: JawaPos.com)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan mendapat kucuran anggaran jumbo dalam Perubahan APBD 2026.

Buktinya, pagu awal anggaran yang digelontorkan untuk DKPP Rp 27 miliar. Sedangkan setelah APBD 2026 naik menjadi Rp 47 miliar.

Namun, penambahan anggaran tersebut datang ketika waktu pelaksanaan kegiatan semakin sempit.

DKPP Pamekasan dituntut bergerak cepat agar tambahan dana puluhan miliar itu tidak berujung pada rendahnya realisasi program.

Sekretaris Komisi II DPRD Pamekasan Faridi mengatakan, pihaknya meminta kepastian mengenai kesiapan DKPP merealisasikan tambahan anggaran tersebut.

Pengawasan diperlukan agar kenaikan pagu benar-benar berujung pada kegiatan yang bisa dirasakan masyarakat.

”Dalam rapat terakhir dengan kami, kita ingin memastikan tambahan anggaran di DKPP Pamekasan dari Rp 27 miliar menjadi Rp 47 miliar itu benar-benar bisa dilaksanakan dengan baik,” katanya.

Menurut Faridi, tambahan anggaran tersebut harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Karena itu, program yang telah direncanakan perlu segera dilaksanakan tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan.

”Sehingga, masyarakat bisa menerima manfaatnya secara langsung dalam waktu dekat ini,” ujar Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Pamekasan itu.

Persoalannya, waktu pelaksanaan kegiatan semakin terbatas. DKPP Pamekasan harus berpacu dengan sisa tahun anggaran untuk menjalankan sejumlah program yang telah direncanakan.

Faridi mengakui, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi DKPP. Realisasi seluruh kegiatan hingga 100 persen dinilai tidak mudah dengan waktu yang tersedia saat ini.

”DKPP Pamekasan sedang berproses di waktu yang cukup mepet bagaimana melaksanakan kegiatan-kegiatan yang sudah direncanakan. Tetapi, secara kondisi rasanya agak susah kalau bisa sampai seratus persen digelar,” ungkapnya.

Komisi II berharap keterbatasan waktu tidak sampai merugikan masyarakat. Jangan sampai kegiatan yang telah direncanakan justru tidak terlaksana, sehingga manfaat tambahan anggaran tersebut tidak bisa dirasakan.

Sementara itu, Kepala DKPP Pamekasan Almara Sugandi belum memberikan penjelasan mengenai kenaikan pagu anggaran tersebut.

Upaya konfirmasi terkait tambahan Rp 20 miliar dan kesiapan realisasinya belum mendapat respons hingga pukul 15.30 Selasa (3/11). (afg/jup)

Editor : Hera Marylia
Perubahan APBD 2026 Rp 47 miliar dkpp pamekasan anggaran jumbo