PAMEKASAN, RadarMadura.id – Jumlah calon jemaah haji (CJH) Pamekasan yang dipastikan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026 mencapai 1.384 orang.
Kantor Kementerian Haji dan Umrah (KHU) memastikan tidak ada jemaah yang menunda keberangkatan.
”Sejauh ini belum ada yang melakukan penundaan pemberangkatan,” ujar Kepala Kantor KHU Pamekasan Abdul Halim.
Selain itu, Halim menyebut seluruh CJH Pamekasan telah menuntaskan tahapan administrasi.
Mulai dari pembuatan paspor hingga visa haji sebagai bagian dari persiapan ibadah haji 1447 Hijriah. Bahkan, sebagian besar jemaah juga telah menjalani vaksinasi.
”Dokumen keberangkatan dipastikan sudah siap. Paspor dan visa sudah 100 persen selesai. Bahkan, visa juga sudah terbit,” tuturnya.
Menurut dia, ribuan CJH tersebut terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 73, 74, 75, dan 76.
Para jemaah dijadwalkan masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Minggu (10/5), kemudian diberangkatkan ke Arab Saudi keesokan harinya, Senin (11/5).
”Agenda pelepasan resmi oleh bupati Pamekasan masih menunggu penjadwalan,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Ismail menekankan agar KHU benar-benar mengoptimalkan seluruh persiapan bagi CJH.
Terutama dalam mengantisipasi risiko kesehatan jemaah, khususnya lansia, mulai dari pra-keberangkatan, perjalanan, hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
”Selain itu, informasi terkait perkembangan proses pemberangkatan juga harus disampaikan secara menyeluruh dan berjenjang agar jemaah memahami dengan baik dan tidak terjadi kesalahpahaman,” pungkasnya. (lil/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti