Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Anggaran Belanja Bibit Tanaman Rp 500 Juta, Upaya Pemkab Kembangkan Komoditas Unggulan

Hera Marylia Damayanti • Senin, 5 Februari 2024 | 03:20 WIB
HASIL: Sulami memanen tomat di lahan pertanian warga Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Sabtu (3/2). (LAILIYATUN NURIYAH/JPRM)
HASIL: Sulami memanen tomat di lahan pertanian warga Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Sabtu (3/2). (LAILIYATUN NURIYAH/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pemkab Pamekasan berupaya mengembangkan komoditas unggulan.

Salah caranya dengan membagikan bibit ke semua kecamatan. Anggaran pengadaan bibit itu mencapai Rp 500 juta.

Program itu akan ditangani Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan ke 13 kecamatan.

Tiap kecamatan mendapatkan Rp 40 juta untuk pembelian bibit tanaman komoditas unggulan tersebut.

Plt Kepala DKPP Pamekasan Nolo Garjito mengatakan, bantuan bibit tanaman komoditas unggulan tersebut akan disalurkan kepada kelompok tani (poktan).

Bibit tiap kecamatan berpotensi berbeda. Bergantung pada komoditas tanaman yang cocok ditanam di daerah masing-masing.

”Jadi bisa dikembangkan bersama dan dikelola secara kelompok,” ungkapnya.

Menurut dia, tiap kecamatan tidak hanya fokus pada satu tanaman. Kelompok tani bisa mencoba menanam tanaman lain yang juga tidak kalah menguntungkan.

Dengan harapan, pengembangan unggulan tersebut bisa dikelola dengan baik.

Penyaluran bibit kemungkinan akan dilakukan pertengahan 2024 ini. Sebelum itu, terlebih dahulu melakukan survei di beberapa daerah.

Pemerintah juga akan mempertimbangkan kondisi cuaca dan kondisi tanah. ”Tentu kami survei dan lakukan sosialisasi juga,” ucap Nolo.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Ismail A. Rahim menyampaikan, bantuan tersebut harus tepat sasaran.

Usahakan juga pembinaan kepada poktan agar bantuan itu tidak sia-sia. ”Juga harus selalu dipantau.

Bukan karena selesai memberikan bantuan lalu lepas tangan, itu salah, harus tetap dimonitor,” pintanya. (ail/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#komoditas unggulan #dkpp pamekasan #poktan #bibit tanaman