Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Innalillahi, Berangkat Sekolah, Siswa Teladan dan Penyuka Futsal Ini Meninggal Terseret Pikap, Begini Kronologinya

Fatmasari Margaretta • Selasa, 12 Desember 2023 | 22:08 WIB

PULANG SEKOLAH: Guru sejarah MA Al-Falah Tlanakan, Pamekasan, Abd. Salam menunjukkan foto Fajrul Amar, siswa yang meninggal dalam kecelakaan, Senin (11/12). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)
PULANG SEKOLAH: Guru sejarah MA Al-Falah Tlanakan, Pamekasan, Abd. Salam menunjukkan foto Fajrul Amar, siswa yang meninggal dalam kecelakaan, Senin (11/12). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Keluarga besar MA Al-Falah Tlanakan, Pamekasan, berduka. Dua siswa madrasah itu meninggal karena kecelakaan lalu lintas kemarin (11/12). Mereka kecelakaan dalam perjalanan menuju sekolah untuk mengikuti ujian.

Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Desa Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan, sekitar pukul 07.30. Kejadian tersebut melibatkan dua siswa yang mengendarai motor. Yakni, Irwan Syafari dan Fajrul Amar.

Baca Juga: Duta Pemuda dan Budaya Jawa Timur 2023 Awenda Trisna Diningtyas, Tepis Stigma Orang Madura Keras dan Tidak Beretika

”Dua Siswa tersebut adalah IS (Irwan Syafari) dan FA (Fajrul Amar) pelajar MA Al-Falah Tlanakan, Pamekasan,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Pamekasan Iptu Eddy Sugiantoro.

Pama dengan pangkat dua balok emas di pundaknya itu menerangkan, dua siswa tersebut mengendarai motor Honda Vario M 4873 BR dari arah rumah di Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan. Sampai di tempat kejadian perkara (TKP), motor yang dikendarai Irwan Syafari hendak mendahului kendaran lain.

”Saat hendak mendahului, ada kendaraan dari arah berlawanan, kemudian menabrak samping pikap dan terseret, kemudian jatuh dan terbentur kepalanya ke aspal jalan,” terang Eddy. Saat kejadian itu, kedua korban tidak memakai helm.

Pikap DD 8620AL tersebut menyerahkan diri ke Satlantas Polres Pamekasan. Kendaraan roda empat itu bermuatan durian itu dikendarai Rico Meigawan Pratama, 24, warga Jalan Sersan Mesrul, Kelurahan Gladak Anyar, Pamekasan. Dia didampingi oleh Mustofa, 38, warga Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan.

Mustofa mengaku dalam perjalanan dari Pulau Jawa ke Jalan Niaga, Pamekasan, mengangkut durian. Sampai di lokasi kecelakaan itu, pikap yang disopiri Rico berhenti karena ada bus berhenti di depan.

”Kemudian, ada bunyi krapakan, saya bertanya pada sopir. Ternyata ada yang jatuh sendiri yang senggolan dengan pengendara motor lain dan jatuh,” katanya.

Grafis laka oleh Sigit AP/JPRM
Grafis laka oleh Sigit AP/JPRM

Dia tidak tahu pemotor yang jatuh itu mengenai pikapnya atau tidak. Sebab, posisi Mustofa berada di bangku sebelah kiri. Setelah insiden tersebut, mobil yang ditumpanginya tetap melanjutkan perjalanan.

Kemudian, ada elf yang menyarankan agar memberikan keterangan pada polisi bahwa pengendara motor jatuh sendiri.

Makanya, kami langsung mendatangi pos polisi di Jalan Trunojoyo untuk memberikan keterangan bahwa tidak terlibat kecelakaan tersebut,” ujarnya.

Baca Juga: Heboh! MTsN Bangkalan Jual Kalender Puluhan Juta, Ketua Komite Sebut Sudah Kesepakatan Bersama Wali Murid

Sementara itu, suasana MA Al-Falah Tlanakan pada pukul 11.00 sudah sepi. Siswa dipulangkan lebih cepat usai menjalani ujian sekolah. ”Karena semua guru melayat ke rumah duka kedua siswa,” ujar guru sejarah MA Al-Falah Abd. Salam.

Saat Salam berangkat dari rumah sekitar pukul 07.00, kondisi di lokasi kejadian masih sepi. Jam masuk sekolah hari biasa pukul 07.00.

Sedangkan saat ujian masuk pukul 07.30. ”Pada pukul 07.15, ada yang mengabari ada siswa SMA yang kecelakaan. Setelah dipastikan, ternyata siswa kami,” terangnya.

Warga Desa Terrak, Kecamatan Tlanakan, itu menerangkan, Irwan Syafari masih kelas X dan Fajrul Amar kelas XI IPA. Irwan Syafari meninggal di rumah sakit, sedangkan Fajrul Amar meninggal di tempat kejadian.

Baca Juga: Terdapat Kerugian Negara pada Penyaluran Tahap Akhir, Sekdes Baruh Berpotensi Terseret Kasus BLT DD

Fajrul Amar merupakan siswa teladan. Meski pendiam, sikapnya baik dan paling aktif di kelas serta tidak pernah bolos sekolah.

Biasanya tidak pernah naik motor dan sering naik angkutan umum. ”Terhadap guru juga bagus sikapnya dan tawadu,” kenang Salam.

Sementara Irwan Syafari siswa baru. Dia pemain futsal yang aktif di sekolah. Setiap berangkat sekolah selalu naik motor. ”Di kelas juga cukup bagus, sepertinya penyuka futsal,” pungkas Salam. (bai/luq)

Editor : Fatmasari Margaretta
#meninggal di tempat #motor #siswa #sma #Trending #tewas #pamekasan #berita pamekasan #pikap #laka lantas #kecelakaan