Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Syaikhona Kholil Mercusuar Ulama Nusantara, Tokoh Nasional dan Pesantren Terkemuka Hadiri Haul Satu Abad di Bangkalan

Fatmasari Margaretta • Minggu, 13 April 2025 | 14:40 WIB
ANTUSIAS: Ribuan umat menghadiri acara Haul Satu Abad Syaikhona Muhammad Kholil di Desa Martajasah, Kecamatan Bangkalan, Jumat (11/4). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
ANTUSIAS: Ribuan umat menghadiri acara Haul Satu Abad Syaikhona Muhammad Kholil di Desa Martajasah, Kecamatan Bangkalan, Jumat (11/4). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id — Suasana di Pesarean Syaikhona Muhammad Kholil bin Abdul Latif Bangkalan ramai sejak pukul 18.00, Jumat (11/4).

Ribuan umat datang dari berbagai daerah untuk memperingati haul satu abad Syaikhona Kholil Bangkalan.

Sejumlah tokoh nasional dan pengasuh pesantren terkemuka turut hadir sembari melantunkan zikir dan salawat.

Di antaranya, mantan Wakil Presiden RI Prof Dr KH Makruf Amin dan Rais ‘Aam PBNU KH Mifhtahul Akhyar. 

Dari kalangan pesantren, ada Pengasuh Ponpes Sidogiri KH Fuad Nurhasan, Pengasuh Ponpes Lirboyo KH Kafabihi Mahrus, Pengasuh Ponpes Wali Songo Situbondo Raden KH Mohammad Kholil As'ad Syamsul Arifin, dan Pengasuh Ponpes Nurul Jadid Paiton KH Zuhri Zaini.

Lalu, Pengasuh Ponpes Alfahriyah Tangerang Habib Ahmad Jindan, Pengasuh PP Dalwa Bangil Habib Zain Baharun, dan Pengasuh Ponpes Al-Khozini Buduran KH Abdusalam Mujib.

Acara dimulai setelah salat magrib di Masjid Syaikhona Kholil dengan membaca Rotib Syaikhona Kholil dan dilanjutkan salat Isya berjemaah. Setelah itu, pembacaan tahlil dan salawat Nabi.

Launching kitab Ta'lim As Shibyan dilakukan sebelum haul paripurna. Selain itu, ada sesi bedah kitab karangan Syaikhona Kholil.

R H Imron Amin sebagai perwakilan Ibnu Kholil Bangkalan menyampaikan, Kitab Ta'lim As Shibyan merupakan karya asli Syaikhona Kholil Bangkalan.

Kitab tersebut sudah terdaftar menjadi Ingatan Kolektif Nasional (IKON).

”Gubernur Jawa Timur mengutus bagian arsip untuk memproses pendaftaran Kitab Ta'lim As Shibyan, Jumat (11/4),” terang cicit Syaikhona Kholil tersebut.

Selain launching kitab, ada sesi ngaji bersama untuk memahami isi kitab karangan Syaikhona Kholil tersebut.

Tokoh yang akrab disapa Ra Ibong itu berterima kasih kepada semua pihak yang hadir dalam momen peringatan satu abad wafatnya Syaikhona Kholil.

”Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua ulama yang hadir di acara haul. Semoga acara ini menjadi ajang silaturahmi,” ungkapnya.

Prof Dr Makruf Amin dalam sambutannya menyatakan, sosok Syaikhona Kholil Bangkalan merupakan ulama luar biasa.

Sebab, berhasil melahirkan ulama berpengaruh yang berperan penting dalam perkembangan Islam di Nusantara.

”Kita merasa beruntung pada masa yang lampau punya ulama seperti Syaikhona Kholil Bangkalan,” tuturnya.

Menurutnya, Syaikhona Kholil menjadi mercusuar bukan hanya untuk masyarakat umum, melainkan bagi para ulama di Nusantara.

Ajaran Syaikhona meskipun sudah lebih dari 100 tahun, tapi masih relevansi dengan keadaan sekarang. 

”Sosok seperti beliau yang sangat dibutuhkan saat ini. Andai kata ada sosok seperti Syaikhona Kholil,” pungkasnya. (din/bil)

Editor : Fatmasari Margaretta
#Syaikhona Kholil #haul #pesantren #ulama #kitab #zikir #salawat #nusantara #pengajian