Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Sosok Lia Istifhama, Pengagum Spirit Perempuan Madura Yang Terpilih Anggota DPD RI

Hendriyanto • Senin, 3 Juni 2024 | 13:05 WIB

CANTIK: Lia Istifhama anggota DPD RI terpilih dari Jawa Timur.
CANTIK: Lia Istifhama anggota DPD RI terpilih dari Jawa Timur.

SURABAYA, RadarMadura.id - Siapa yang tak kenal dengan Dr. Lia Istifhama atau yang akrab disapa ning Lia?. Senator DPD RI itu memperoleh suara tertinggi nasional non petahana. Jumlahnya mencapai 2.739.123 suara.

Keponakan Gubernur Jatim 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa tersebut, diketahui menempuh pendidikan strata 1 di tiga tempat, yaitu Universitas Airlangga, UIN Sunan Ampel Surabaya, dan STID Taruna Surabaya

Sedangkan magister dan doktoral ditekuninya di UINSA Surabaya dengan keahlian bidang Ekonomi Islam. Oleh sebab itu, gelar lengkapnya pun Dr, Lia Istifhama, S.Sos., S.H.I., S.Sos.I., M.E.I.

Ning Lia merupakan putri dari mantan pimpinan DPRD Jatim, (alm) KH. Masykur Hasyim. Walaupun dibesarkan sebagai putri dari seorang tokoh, ning Lia tidak jumawa, dia tetap menjadi sosok pekerja keras.

Baca Juga: Dukung Eksistensi Warung Madura, Dr. Lia Istifhama: Jangan Sampai Ada Pembatasan Jam Oprasional

Pengalaman kerja yang dilalui memberikan pengalaman berharga. Daftar pengalaman kerja tersebut juga dicantumkan dalam website KPU RI. Salah satunya pernah menjadi tenaga marketing atau sales.

Selain pengalaman kerja, perempuan yang pernah juara 1 Tokoh Perempuan Populer pada Madura Award 2023 itu sangat berpengalaman dalam berbagai organisasi. Seperti pernah aktif sebagai kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Surabaya.

Sebelum maju sebagai calon senator, ning Lia pun dikenal sebagai Ketua Perempuan Tani HKTI Jatim, sekretaris MUI Jatim, dan berbagai organisasi lainnya seperti PW Fatayat NU Jatim, Lazisnu, dan PW LTN NU Jatim.

Dalam perjalanannya sebagai seorang aktivis, ning Lia pun dikenal aktif menulis di berbagai laman media. Gagasan cerdas pun ia utarakan dengan tagline-tagline menarik, seperti bangun peran tanpa jabatan, UMKM beraura, dan peran Cantik.

Baca Juga: Suara Pemilih Jatim Tembus 20 Juta, Ning Lia Peroleh Suara Tertinggi New Comer DPD RI

Kata Cantik ini, jika orang melihat sosok ning Lia secara langsung, wajar jika menyebut kata Cantik berafiliasi secara fisik, karena performanya yang memang menampilkan sosok keibuan yang anggun. Namun ternyata, Cantik tersebut merupakan akronim cerdas, inovatif, kreatif.  Dia seringkali secara tegas menolak beauty privilege.

“Saya ingin sekali mengajak semua pihak bergandengan tangan untuk menolak beauty privilege. Marilah kita terus berupaya mengambil peran dan membangun karya untuk bangsa ini. Mari kita hargai karya orang lain sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa ini dan bersama-sama memberikan dukungan terhadap semua proses yang mendatangkan kemanfaatan serta kemaslahatan untuk Indonesia yang kita cintai,” sebutnya, ketika menerima penghargaan di sebuah kesempatan.

Sedangkan dalam sebuah forum ketika hadir sebagai narasumber, mantan Putri NU Surabaya 2002 tersebut mengatakan kecantikan adalah kecerdasan dan ketangguhan.

"Dari dunia politik, sebenarnya banyak teladan baik yang telah tampak. Yaitu bahwa banyak sekali pemimpin perempuan yang dianggap cantik karena dua hal, cerdas dan tangguh. Dua aspek ini merupakan kecantikan sejati dan awet permanen," tegasnya.

Baca Juga: Ini Sosok Ning Lia Istifhama, Tokoh Perempuan Populer Madura Awards 2023

Ning Lia pun menambahkan bahwa kecantikan yang dibangun melalui attitude, menjadi bekal utama ketimbang unsur kecantikan luar saja.

"Dari proses politik atau pergerakan kaum perempuan, sudah seharusnya kaum perempuan beramai-ramai menampilkan sisi inner beauty-nya. Gagasan apa yang bisa ia sampaikan dan ketegasan apa yang ia bisa sikapi terhadap segala situasi,” sambungnya.

Bukan isapan jempol belaka, ning Lia memang dikenal selalu gerak cepat (gercep) speak up atau menyikapi secara tegas segala hal yang sedang terjadi di tengah masyarakat. Tak ayal, beragam penghargaan pun ia raih.

Sayangnya, profil lengkap dengan prestasinya itu sudah hilang di laman Wikipedia. Hal itu setelah dia merilis bahwa pasca ditetapkan sebagai anggota DPD RI Jatim lawan Wikipedia-nya tidak bisa muncul.

Baca Juga: Ning Lia Raih Madura Awards

Meski begitu, rekam jejak ning Lia sangat mudah ditemukan di pencairan berita google. Tentu, selain sosial media yang ramai mendapatkan komentar-komentar unik. Di laman tiktok pribadi misalnya, yaitu akun @lia_istifhama, warganet banyak memberikan komentar positive vibes.

Akun @kang jalak tapak misalnya, secara lugas memberikan komen ‘(emoticon tertawa) aku wis gak akan comen lagi marai jatuh cinta (emoticon tertawa)’.

Dan akun @mas@wand”ngawie, juga turut berkomen: ‘angkat aq jadi anakmu ibu (emoticon tersenyum).

Sedangkan terkait pemilihan dirinya sebagai senator, banyak konstituen yang terang-terangan alasan memilih karena cantik. @abdi_alit misalnya: ‘kupilih krn cantik (emoji cinta)’ dan akun @etikanailurrahma: ‘ayu always’.

Ning Lia yang tengah menanti tanggal pelantikannya sebagai anggota senator senayan 1 Oktober nanti, berhasil mendapatkan doa istimewa dari pendukungnya.

Baca Juga: Dinilai Perempuan Hebat, Ketua Tanfidziyah MWCNU Sokobanah, Sampang, Dukung Ning Lia

Sebuah akun, @barokallahu rullyaul, memberikan komentar: ‘mba…semoga amanah nggeh.. begitu banyak yang mencintai njenengan..jangan sia2kan kepercayaan mereka.’

Sering dikenal sebagai perempuan multitalenta, ning Lia pun secara ‘berani’ ingin meneladani sukma Madura.

“Sukma Madura mewakili jiwa Madura yang penuh semangat kerja keras, dedikasi, dan ketabahan dalam menghadapi tantangan. Contoh nyata nilai-nilai ini dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Madura, yang terkenal akan ketangguhannya. Ini sangat penting kita teladani agar kita menjadi anak bangsa yang kuat menghadapi tantangan zaman,” terangnya di tengah penganugerahan Madura Award Desember lalu.

Baca Juga: Klaim Tak Mengancam SDM Lokal, PT LIB Tambah Kuota Pemain Asing di Kompetisi Liga 1 Musim 2024/2025

Itulah sekilas tentang profil Lia Istifhama, politisi ayu yang pernah viral gegara banner-nya dicium ODGJ di Madiun.

Sekarang mari kita tunggu janji pengabdian dari pemilik motto hidup ‘Sekali Layar Terkembang Pantang Mundur ke Belakang’ tersebut, sebagaimana yang pernah ia sampaikan di sebuah podcast:

“Saya meyakini bahwa dalam ajaran Islam, jelas dilarang mengejar jabatan karena itu bak musibah. Tapi ketika jabatan atau sebuah amanah kemudian kita dapatkan, maka tak ada lain selain diyakini sebagai ladang kebaikan, kemaslahatan. Saya Lia Istifhama, mengucapkan terimakasih kepada para pemilih dan mohon doa kepada semua masyarakat agar saya bisa menunjukkan kerja yang jujur dan amanah, tidak mengecewakan njenengan semua,” pungkasnya. (bam/dry/par)

Editor : Hendriyanto
#jawa timur #dpd ri #Lia Istifhama #Ning Lia #madura