Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Presiden Akan Bantu Tawarkan Produk Ibu-ibu Nasabah Mekaar ke Luar Negeri

Hasan Bashri • Rabu, 31 Januari 2024 | 01:46 WIB
Jokowi Berinteraksi dengan Ibu-ibu nasabah Mekaar
Jokowi Berinteraksi dengan Ibu-ibu nasabah Mekaar

BANTUL, RadarMadura.id – - Presiden Jokowi lagi jalan-jalan ke Bantul, Yogyakarta, nih. Selasa (30/01/2024), dia mampir ke Lapangan Keyongan Kidul Sabdodadi.

Di sana, dia ngobrol-ngobrol sama ibu-ibu nasabah program Mekaar (membina ekonomi keluarga sejahtera) binaan Permodalan Nasional Madani (PNM).

Pas lihat-lihat produk-produk yang dijual ibu-ibu, ada satu yang bikin Jokowi tertarik.

Celana batik yang cuma Rp15 ribu aja per potong. Jokowi langsung beli dan puas banget sama kualitasnya.

“Saya tadi di depan beli celana. Celana ini harganya berapa? Saya bayar 15 ribu rupiah. Apa artinya? Ini sangat murah dan sangat kompetitif, dan sangat bisa bersaing dengan negara-negara lain kalau harganya 15 ribu,” ucap Jokowi.

Jokowi juga yakin kalau celana batik itu bisa laku keras di pasar luar negeri, misalnya di Afrika. Dia dorong supaya produk-produk nasabah PNM Mekaar bisa diekspor banyak-banyak.

“Harganya 15 ribu berarti 1 dolar pasti laku, saya berikan jaminan ini. Biar orang-orang Afrika pakai celana batik semuanya,” kata Jokowi.

Yang jual celana batik itu namanya Sumini Siti Aisyah. Dia udah jadi nasabah PNM Mekaar sejak tahun 2017.

Sumini bilang, dia bisa majuin usahanya gara-gara pinjem duit dari PNM Mekaar sebesar Rp2 juta.

“Saya mulai bergabung itu tahun 2017, plafon pertama itu Rp2 juta, sekarang sudah masuk Rp9 juta. Alhamdulillah usaha berkembang,” ceritanya.

Sumini dulu tinggal di Jakarta, tapi pindah ke kampung buat ngurusin orang tua. Dia pilih usaha konveksi karena gampang. Sekarang, usahanya bisa dapet omzet sekitar Rp5 juta per minggu dengan untung bersih sekitar Rp1,5 juta.

 

“Seminggu sekali itu bisa 5 (juta) tapi kotor ya. Untungnya itu kira-kira Rp1,5 juta. Itu sudah kepotong cicilan, jadi sudah bersih. Lumayan sih bisa bantu perekonomian keluarga, kan butuh banyak,” ungkap Sumini.

Sumini berharap program Mekaar tetap jalan terus ke depannya meskipun ganti presiden.

Dia merasa program itu sangat membantu para ibu dalam ngasih kesejahteraan buat keluarganya.

“Mudah-mudahan dilanjutkan walaupun ganti presiden ya. Bantu banget sebenarnya untuk perekonomian ibu-ibu kayak kita. Soalnya kalau kita pinjam ke orang belum tentu boleh. Kalau begini kan dibantu, mencicil kan kasarnya, enggak terlalu berat juga, bunganya enggak terlalu tinggi, enggak kayak rentenir ya,” harap Sumini. (hasan

Editor : Hasan Bashri
#jokowi #Nasabah Mekaar #pedagang #Kunjungi #bertemu #bantul