Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

One Punch Man Season 3 Bikin Geger: Setelah 6 Tahun Penantian, Animasi dan Cerita Dikecam Keras, tapi Malah Tembus Top 7 Global Netflix

Hasan Bashri • Minggu, 2 November 2025 | 05:35 WIB

One Punch Man Season 3
One Punch Man Season 3

RadarMadura.id— Setelah enam tahun penantian panjang, anime legendaris One Punch Man akhirnya kembali dengan musim ketiga.

Namun, bukannya disambut gegap gempita, season terbaru ini justru memicu gelombang kontroversi besar di kalangan penggemar dan kritikus anime.

Episode perdana berjudul Strategy Meeting tayang pada 12 Oktober lalu dan langsung jadi bahan perdebatan sengit di media sosial.

Banyak penonton yang mengaku kecewa berat karena kualitas animasi dianggap jauh menurun, dengan cerita yang dinilai datar dan kehilangan arah.

“Setelah nunggu hampir satu dekade, hasilnya malah seperti anime murahan,” tulis salah satu penggemar di forum Reddit.

Baca Juga: Jangan Panik! Kenaikan Gaji ASN dan Pensiunan Masih Aman, Prabowo Hanya Tunda Pencairan!

Meski hujan kritik, One Punch Man Season 3 justru menorehkan prestasi mengejutkan. Serial ini sukses menembus posisi ketujuh dalam daftar Top Global Netflix, menjadikannya satu-satunya serial animasi dalam jajaran tersebut.

Data dari FlixPatrol menunjukkan bahwa anime ini menduduki posisi teratas di enam negara, termasuk Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Maladewa, dan Peru.

Di Jepang sendiri, One Punch Man sempat meraih posisi #1 pada 21 Oktober, namun sehari setelahnya langsung turun ke posisi #3.

Saat ini, peringkat rata-ratanya di berbagai platform streaming mencapai 3,9, menandakan penerimaan yang terpecah antara fanatik lama dan penonton baru.

Sebagai informasi, One Punch Man pertama kali tayang pada 2015 dan langsung mencuri perhatian dunia karena gaya visual menakjubkan serta humor khas yang dibalut aksi super heroik.

Musim keduanya hadir pada 2019, namun kualitas animasinya sempat menjadi bahan olok-olok. Kini, dengan jarak waktu hampir enam tahun menuju musim ketiga, harapan besar yang dibangun penggemar tampaknya berbalik menjadi kekecewaan.

Kontroversi semakin panas ketika Shinpei Nagai, sutradara yang menggarap episode terbaru, memutuskan menghapus akun media sosialnya setelah banjir kritik tajam dari penggemar.

Dalam unggahan terakhirnya, Nagai menulis, “Ada beberapa orang di antara pengikut saya yang berpura-pura menjadi sekutu, tapi sebenarnya hanya ingin memancing amarah.”

Ia menambahkan, “Tindakan mereka seperti mengambil pernyataan saya di luar konteks, mencoba memancing komentar yang melanggar NDA, atau mengubahnya menjadi keuntungan, tidak dapat diterima dan tidak bisa diabaikan.”

Langkah tersebut memperlihatkan tekanan besar yang dihadapi tim produksi dalam menghadirkan anime yang memenuhi ekspektasi global.

Baca Juga: BSU 2025 Mulai Dicairkan! Cek Nama Kamu di Situs BPJS Ketenagakerjaan Sekarang Juga!

Beberapa pengamat industri menilai bahwa perubahan studio dan tekanan untuk segera menayangkan musim baru menjadi penyebab utama penurunan kualitas.

Terlepas dari segala kontroversi, One Punch Man Season 3 tetap menjadi topik hangat di komunitas anime internasional.

Banyak penggemar masih berharap episode-episode berikutnya bisa memperbaiki kesan buruk dari awal tayang dan mengembalikan kejayaan sang pahlawan botak super kuat yang bisa mengalahkan musuh hanya dengan satu pukulan. (Hasan) 

Editor : Hasan Bashri
#one punch man season 3 #netflix #kontroversi #anime #sinopsis