Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Guru di Papua Jadi AgenBRILink, Buka Akses Keuangan dan Edukasi Warga Pedalaman

Hendriyanto • Selasa, 28 Oktober 2025 | 21:58 WIB

PENUH DEDIKASI: Hamjah seorang guru sekaligus membuka Agenbrilink di Kampung Yenburwo, Distrik Numfor Timur, Papua.
PENUH DEDIKASI: Hamjah seorang guru sekaligus membuka Agenbrilink di Kampung Yenburwo, Distrik Numfor Timur, Papua.

NUMFAR TIMUR, RadarMadura.id — Akses keuangan yang merata menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat pelosok. Di Kampung Yenburwo, Distrik Numfor Timur, Papua, seorang guru bernama Hamjah mengambil peran besar dalam membuka akses layanan keuangan melalui kemitraannya sebagai AgenBRILink.

Dari kios kecil yang ia kelola, Hamjah membantu warga menikmati layanan perbankan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kota. Kehadiran kiosnya menjadi solusi bagi masyarakat yang sebelumnya kesulitan bertransaksi karena jarak dan biaya perjalanan yang tinggi.

Hamjah bergabung menjadi AgenBRILink sejak 2022. Kepala Sekolah SMKN 3 Kemaritiman Biak Numfor ini melihat peluang untuk memperluas manfaat sosial di wilayahnya.

Ia ingin masyarakat sekitar lebih mengenal dan memanfaatkan layanan keuangan formal. Menurutnya, inklusi keuangan harus dimulai dari desa agar dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat kecil.

“Saya sering dapat ucapan terima kasih dari warga. Ada yang bilang, kalau tidak ada kios ini, kami harus ke Biak yang jaraknya jauh dan biayanya besar. Hal-hal seperti itu yang membuat saya semangat terus menjalankan usaha ini,” ungkap Hamjah.

Baca Juga: Sektor Produksi Jadi Penopang, BRI Salurkan KUR Rp130,2 Triliun Hingga September 2025

Meski kini sudah terbiasa melayani berbagai transaksi, Hamjah masih mengingat masa awalnya menjadi AgenBRILink. Saat itu, ia kerap menghadapi gangguan jaringan 2G yang sering terputus sehingga membuatnya panik saat melayani pelanggan.

Seiring waktu, dukungan pembaruan sistem dari BRI membuat pekerjaannya lebih mudah. “Sekarang, dengan mesin transaksi seperti EDC yang baru dan jaringan yang lebih stabil, semuanya jauh lebih mudah dijalankan,” katanya.

Pengalaman di masa awal menjadi pelajaran penting bagi Hamjah dalam membangun cara kerja yang rapi dan terpercaya. Ia mulai memahami pola transaksi warga, waktu ramai, serta jenis kebutuhan finansial masyarakat setempat.

Dari pemahaman itu, semakin banyak warga yang percaya dan mengandalkan kiosnya untuk bertransaksi. Kios Hamjah kini menjadi pusat layanan keuangan masyarakat di Numfor Timur.

Sebagai tenaga pendidik, Hamjah tidak hanya fokus melayani transaksi. Ia juga aktif mengedukasi warga tentang pentingnya menabung dan bertransaksi secara aman.

Baca Juga: Dorong Pendidikan Inklusif, BRI Salurkan Perahu Literasi ke Anak-Anak Pesisir Tolitoli

Tujuannya agar manfaat layanan keuangan bisa dirasakan lebih luas dan membantu masyarakat mengatur keuangannya dengan baik. Ia percaya edukasi adalah bagian dari tanggung jawab sosial seorang guru.

Hamjah juga aktif dalam komunitas AgenBRILink di Kabupaten Biak Numfor. Melalui forum online tersebut, para agen saling bertukar informasi dan memberi dukungan ketika menghadapi kendala di lapangan.

“Kami tergabung dalam grup BRILink Kabupaten Biak Numfor secara virtual karena lokasi kami jauh dari kantor cabang. Tapi manfaatnya besar sekali, baik untuk pengembangan bisnis dan sebagai sarana bertukar pengalaman, agar kami bisa terus mengedukasi masyarakat tentang transaksi yang aman,” katanya.

Direktur Bisnis Mikro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan, peran agen seperti Hamjah menjadi cerminan nyata semangat inklusi keuangan BRI di seluruh pelosok negeri. Melalui mereka, BRI dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di wilayah terpencil.

Hingga kini, jaringan AgenBRILink telah mencapai lebih dari satu juta agen di seluruh provinsi Indonesia. Termasuk wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) yang menjadi fokus perluasan layanan keuangan BRI.

Baca Juga: BRI Apresiasi Desa BRILiaN 2024, Wujudkan Desa sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

“AgenBRILink merupakan ujung tombak inklusi keuangan BRI. Melalui peran mereka, layanan perbankan dapat menjangkau masyarakat yang sebelumnya sulit terakses, sekaligus memperkuat literasi keuangan di tingkat komunitas,” ujar Akhmad.

Upaya yang dilakukan Hamjah menunjukkan bahwa inklusi keuangan bukan hanya soal bisnis, tetapi juga kepedulian sosial. Dengan semangat pendidik, ia mengubah keterbatasan menjadi peluang bagi kemajuan ekonomi masyarakat Papua. (dry)

Editor : Hendriyanto
#guru #AgenBRILink #papua #bri #literasi finansial