Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Teror Pocong Kembali Terjadi, Pelaku Klarifikasi Permintaan Maaf

Amin Basiri • Minggu, 7 Juni 2026 | 08:00 WIB
MERESAHKAN: Aksi teror pocong kembali terjadi di Desa Durjan, Kecamatan Kokop Bangkalan Kamis (4/6).
MERESAHKAN: Aksi teror pocong kembali terjadi di Desa Durjan, Kecamatan Kokop Bangkalan Kamis (4/6).

BANGKALAN, RadarMadura.id – Aksi teror pocong kembali terjadi di Desa Durjan, Kecamatan Kokop Bangkalan. Dalam video berdurasi 38 detik yang diunggah di akuntiktok zeinjarwil tampak pelaku mengenakan kain berwarna putih layaknya pocong dan membawa sebilah celurit sambil menggedor pintu rumah warga.

Teror pocong yang ternyata hanya konten itu terjadi pada Kamis (4/6) malam. Setelah viral di media sosial (medsos) dan memicu ketakutan warga aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi, pelaku langsung membuat video klarifiaksi dan permintaan maaf.

Hal itu diakui Kanit Intelkam Polsek Kokop Aipda Eko Kurniawan. Dia menyampaikan, setelah aksi teror pocong itu viral di sosmed pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) pembatan konten pocong yang meresahkan di Desa Durjan Kokop.

Dia menjelaskan, konten teror pocong tersebut sangat meresahkan masyarakat setempat. Informasi berupa video atau gambar yang menyebutkan adanya teror pocong memicu ketakukan massal, dan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

”Lagi marak fenomena aksi teror pocong dan itu sangat mengganggu dan meresahkan masyarakat,” katanya. Sementara pembuat konten Achmad Zaini, 16, warga Desa Durjan mengakui jika video yang sempat viral tersebut hanyalah konten teror pocong. Dia menyebutkan video tersebut hanya dibuat untuk konten atau hiburan dan memastikan tidak benar adanya teror pocong tersebut, termasuk tidak ada pencurian sepeda motor Yamaha mio seperti yang disampaikan dalam konten tersebut.

 ”Ini muni hanya konten yang saya buat, teror pocong itu tidak benar adanya,” ucapnya. Dalam video klarifikasinya Zaini meminta maaf kepada masyarakat yang telah was-was dan ketakutan dengan adanya konten tersebut. Dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya tersebut. ”Saya berjanji tidak akan mengulanginya,” janjinya. (za/han)

Editor : Amin Basiri
#pocong #teror #video