BANGKALAN, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggelontorkan dana jumbo untuk meningkatkan layanan kesehatan. Nilainya mencapai Rp 17 miliar. Anggaran tersebut akan dialokasikan untuk revitalisasi fasilitas kesehatan (faskes).
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyatakan, alokasi dana belasan miliar tersebut untuk peningkatan faskes. Mulai dari rehabilitasi pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) hingga pembangunan rumah sakit tipe D.
”Rencana kami untuk rumah sakit tipe D akan dibangun di wilayah yang jauh dari RSUD Syarambu. Targetnya ada dua, yaitu di wilayah Kecamatan Blega atau di daerah utara, seperti Kecamatan Tanjungbumi dan Sepulu,” ujarnya.
Pembangunan rumah sakit tipe D sudah mulai berproses. Pemerintah menyiapkan kajian secara komprehensif. Sebab, tidak menutup kemungkinan pendirian rumah sakit tipe D dilakukan dengan meningkatkan status puskesmas.
Lukman berjanji setiap kebijakan dan kegiatan yang dilaksanakan pemkab akan dilakukan secara transparan kepada publik. Sehingga, semua pihak bisa mengawasi dan membantu kelancaran realisasi program pemerintah.
”Kami memulai pembangunan dari kebutuhan yang paling mendesak. Semua masyarakat di wilayah Bangkalan berhak mendapat fasilitas yang memadai dan pelayanan yang cepat,” tuturnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Nur Hotibah memaparkan, ada empat puskesmas yang akan direhabilitasi tahun ini. Yakni, Puskesmas Tanah Merah, Tanjungbumi, Burneh, dan Tragah.
”Semuanya sudah dalam proses, Puskesmas Tanah Merah sudah masuk tahap tender. Tiga lainnya juga dalam proses pengusulan tender,” pungkasnya. (lil/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti