Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Upaya Turunkan Angka Stunting, TPPS Kecamatan Tanah Merah Luncurkan Inovasi Gardu Banting

Berta SL Danafia • Selasa, 11 Juni 2024 | 15:55 WIB
TURUNKAN ANGKA STUNTING: TPPS Kecamatan Tanah Merah berfoto bersama warga setelah launching Gardu Banting dan pemberian PMT di Desa Tanah Merah Laok Senin (6/10).
TURUNKAN ANGKA STUNTING: TPPS Kecamatan Tanah Merah berfoto bersama warga setelah launching Gardu Banting dan pemberian PMT di Desa Tanah Merah Laok Senin (6/10).

BANGKALAN, RadarMadura.id – Upaya menurunkan angka tengkes (stunting) terus dilakukan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kecamatan Tanah Merah.

Salah satunya dengan menghadirkan inovasi Gerakan Peduli Balita Stunting (Gardu Banting).

Inovasi untuk menurunkan angka stunting itu diluncurkan di Desa Tanah Merah Laok, Kecamatan Tanah Merah, Senin (6/10).

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan aksi nyata untuk menekan angka stunting, yakni dengan pemberian makanan tambahan (PMT).

Camat Tanah Merah Heri Arifin menyampaikan, TPPS berperan penting dalam menurunkan angka stunting.

Juga bertugas mengoordinasikan, menyinergikan, dan mengevaluasi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting di wilayahnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas (Kapus) Tanah Merah Hanafi menyatakan, angka stunting di Desa Tanah Merah Laok menjadi salah satu lokus.

Sebab, kasus stunting di desa itu melebihi rata-rata. Karena itu, dilaksanakanlah kegiatan Gardu Banting.

”Anggaran kegiatan itu berasal dari donasi masyarakat peduli stunting dan dana desa Tanah Merah Laok,” ujarnya.

Koordinator TPPS Kecamatan Tanah Merah Endah Dwi menjelaskan, Gardu Banting merupakan gerakan bersama untuk melakukan intervensi di desa yang menjadi lokus stunting.

Misalnya, di Desa Tanah Merah Laok yang tercatat 13 anak mengalami stunting.

Perempuan yang juga koordinator penyuluh keluarga berencana (KB) Kecamatan Tanah Merah itu menambahkan, Gardu Banting diwujudkan dengan pemberian PMT.

Kegiatan tersebut merupakan bukti nyata keseriusan TPPS Kecamatan Tanah Merah dalam menurunkan angka stunting.

Sementara itu, makanan yang diberikan merupakan produk olahan kader tim pendamping keluarga (TPK) dan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat).

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menangani anak-anak tengkes dengan baik.

”Program Gardu Banting ini merupakan kegiatan yang baru pertama diadakan di Kecamatan Tanah Merah. Bahkan, mungkin di Kabupaten Bangkalan,” tuturnya. (jup)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#angka #tanah merah #stunting