BANGKALAN, RadarMadura.id - Aksi pengeroyokan menggunakan senjata tajam (sajam) menghebohkan warga Tanjung Bumi, Bangkalan, Jawa Timur.
Rekaman video amatir terjadinya penganiayaan yang mengakibatkan empat orang tewas itu beredar di berbagai grup Whatsapp.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.40 WIB di Jalan Raya Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, Jawa Timur. Informasi yang berhasil dihimpun, terdapat empat orang korban jiwa.
Baca Juga: Mengapa Bulan Rajab Dimuliakan oleh Allah SWT? Ternyata Begini Sejarahnya
"Insiden terjadi sehabis salat maghrib tiga orang warga Desa Larangan, Satu orang warga Desa Bumi Anyar," jelas Kepala Desa Bumi Anyar Hartono.
Dari berbagai keterangan warga sekitar, belum ada yang bisa memastikan pengeroyokan berdarah itu diawali dengan kasus apa. Tiba-tiba ada yang diserang menggunakan celurit hingga terjadi pertumpahan darah.
Aparat kepolisian dari Polsek Tanjung Bumi dan Polres Bangkalan sudah tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Keempat korban tewas sudah dibawa ke rumah sakit.
Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Heru Cahyo Saputro saat dikonfirmasi tengah berada dj TKP. Dia menyebutkan, ada empat orang yang tewas dalam insiden berdarah itu.
"Empat orang meninggal dunia," singkatnya.
Baca Juga: Berikut Tiga Rute Menuju Pulau Tabuhan, Pulau Impian Wisatawan
Pantauan dilokasi, aparat kepolisian masih terus melakukan pengumpulan data. Hingga berita ini ditayangkan masih belum bisa dipastikan motif penyebab insiden berdarah tersebut.
Hanya saja, berdasarkan sumber dari pihak desa menyebutkan jika dimungkinkan ada kesalahpahaman antar kedua belah pihak. (za/dry)
Editor : Hendriyanto