Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kali Biru Raja Ampat: Surga Tersembunyi di Tengah Hutan Papua

Amin Basiri • Senin, 24 Februari 2025 | 21:43 WIB

pesona wisata kalibiru, surga tersembunyi raja ampat
pesona wisata kalibiru, surga tersembunyi raja ampat

RadarMadura.id - Raja Ampat tak hanya dikenal dengan pesona bawah lautnya yang luar biasa.

Di tengah hutan belantara Papua Barat Daya, terdapat sebuah destinasi eksotis bernama Kali Biru, sebuah sungai jernih berwarna biru kehijauan yang menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Kali Biru terletak di Kampung Warsambin, Distrik Teluk Mayalibit, sekitar 50 menit perjalanan darat dari Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat.

Destinasi ini menawarkan pengalaman wisata alam yang unik, di mana pengunjung dapat menikmati kejernihan air sungai yang bersumber langsung dari pegunungan sekitar.

Baca Juga: Coba Liburan ke Paray Hills: Pesona Wisata Perbukitan di Bandar Lampung yang Instagramable

Untuk mencapai lokasi ini, wisatawan harus terlebih dahulu menuju Kampung Warsambin melalui perjalanan darat.

Jalur ini membentang di tengah hutan lebat dengan jalanan aspal yang mulus.

Namun, karena minimnya penerangan, disarankan untuk melakukan perjalanan di pagi atau siang hari dan kembali sebelum petang.

Sesampainya di Warsambin, perjalanan dilanjutkan dengan menaiki perahu bermotor atau speedboat menuju muara Kali Biru.

Penyewaan perahu berkapasitas 10–12 orang dikenakan biaya sekitar Rp500.000 untuk perjalanan pulang-pergi dengan batas waktu maksimal hingga pukul 15.00 WIT.

Selain itu, wisatawan juga wajib menyewa pemandu lokal dengan tarif Rp100.000 dan membayar tiket masuk sebesar Rp50.000 per orang.

Baca Juga: Wisata Pantai Waiwo, Surga Tersembunyi di Raja Ampat yang Menawan

Perjalanan menyusuri sungai menuju Kali Biru memakan waktu sekitar 20 menit.

Selama perjalanan, mata akan dimanjakan dengan pemandangan perairan jernih yang memungkinkan wisatawan melihat terumbu karang serta berbagai jenis ikan berenang bebas di bawah perahu.

Tak hanya itu, hutan lebat di sepanjang aliran sungai menghadirkan suasana yang begitu asri, lengkap dengan kicauan burung liar yang bersahutan.

Setibanya di titik sandar perahu, perjalanan masih harus dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 20 menit melewati jalan setapak yang melintasi hutan dan sungai dangkal.

Suhu air yang dingin, suara serangga hutan, serta aroma pepohonan yang khas semakin menambah sensasi petualangan sebelum akhirnya wisatawan disambut gapura kayu bertuliskan "Selamat Datang di Kali Biru".

Baca Juga: Disporabudpar Sampang Kelola Satu Destinasi Wisata

Kali Biru benar-benar sesuai dengan namanya. Airnya berwarna biru jernih, terkadang tampak kehijauan tergantung pantulan cahaya matahari.

Sungai ini memiliki lebar sekitar 2–4 meter dengan kedalaman yang bervariasi, mulai dari 2 hingga 5 meter.

Airnya yang sejuk dengan suhu sekitar 15–20 derajat Celcius memberikan sensasi menyegarkan bagi siapa saja yang berenang di dalamnya.

Di sekitar sungai, pepohonan tinggi menjulang seolah memeluk erat kawasan ini, menciptakan suasana teduh yang menenangkan.

Meskipun berada di tengah hutan, Kali Biru telah dilengkapi beberapa fasilitas sederhana seperti gazebo untuk beristirahat dan toilet bagi pengunjung.

Masyarakat Warsambin sangat menjaga kebersihan dan kelestarian Kali Biru.

Baca Juga: Pesona Plaza Rengganis, Spot Wisata Alam Menawan di Gunung Argopuro

Pengunjung diimbau untuk tidak meninggalkan sampah, bahkan diwajibkan membawa kembali sampah mereka ke tempat pembuangan di dermaga Warsambin.

Selain itu, aktivitas wisata di Kali Biru juga dibatasi demi menjaga ekosistem alami yang ada di sekitarnya.

Keindahan Kali Biru telah menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah, termasuk turis mancanegara.

Sungai ini juga dikenal dengan nama lokal seperti Waiyal yang berarti "air harapan" dan Warabiar yang berarti "air jernih".

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat, Yusdi Lamatenggo, keberadaan Kali Biru telah memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar, terutama bagi pemilik perahu, pemandu lokal, serta pedagang makanan dan minuman di Warsambin.

Baca Juga: Mau Liburan Malam di Jogja yang Seru Bareng Anak? Ini 3 Tempat Wisata yang Cocok Buat Keluarga!

Agar perjalanan ke Kali Biru lebih nyaman dan menyenangkan, berikut beberapa hal yang perlu dipersiapkan:

Pakaian nyaman: Gunakan kaus lengan panjang, celana berbahan ringan, serta sandal gunung untuk kenyamanan saat berjalan di jalur setapak.

Perlengkapan pribadi: Bawa pakaian ganti, topi, tabir surya, dan obat antinyamuk.

Perbekalan: Bawa makanan dan minuman secukupnya karena tidak ada warung di sekitar Kali Biru.

Kantong sampah: Pastikan untuk membawa kantong plastik besar guna menampung sampah dan membawanya kembali ke Warsambin.

Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Terbaru di Garut yang Wajib Dikunjungi pada 2025

Kali Biru Raja Ampat adalah destinasi wisata alam yang menawarkan pengalaman eksklusif bagi pecinta petualangan dan keindahan alam.

Kejernihan air, suasana hutan yang masih alami, serta budaya konservasi yang dijaga oleh masyarakat setempat menjadikannya sebagai salah satu surga tersembunyi di Papua.

Jika Anda mencari pengalaman wisata yang unik dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, Kali Biru adalah destinasi yang patut masuk dalam daftar perjalanan Anda.

Editor : Amin Basiri
#wisata #kalibiru #raja ampat