Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pemkab Didesak Segera Atasi Kelangkaan BBM di Raas, Forum Pemuda Raas Sebut Ada Dugaan Monopoli yang Mengganggu Distribu

Amin Basiri • Rabu, 8 Juli 2026 | 08:22 WIB
ALOT: Perwakilan FPR saat melakuan audiensi ke Kabag Perekonomian dan SDA Setkab Sumenep, di Pemkab Sumenep, Senin(6/7).
ALOT: Perwakilan FPR saat melakuan audiensi ke Kabag Perekonomian dan SDA Setkab Sumenep, di Pemkab Sumenep, Senin(6/7).

SUMENEP, RadarMadura.id– Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, mendapat sorotan dari Forum Pemuda Raas (FPR). 

Organisasi kepemudaan tersebut mendatangi Pemkab Sumenep untuk menyampaikan langsung keluhan masyarakat terkait sulitnya memperoleh BBM.

Ketua FPR, Kurdiyansyah mengatakan, kelangkaan BBM telah mengganggu berbagai aktivitas masyarakat.

Menurutnya, BBM merupakan kebutuhan dasar yang harus tersedia secara berkelanjutan.

”Harapan kami tidak banyak. Pemerintah segera merespons kondisi ini karena BBM merupakan kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Kurdiyansyah menyebut adanya dugaan praktik tidak sehat dalam pendistribusian BBM.

Menurutnya, terdapat dugaan oknum yang melakukan praktik monopoli sehingga distribusi BBM kepada masyarakat menjadi terganggu.

FPR meminta pemerintah melakukan pengecekan langsung di lapangan sekaligus mengevaluasi sistem distribusi BBM di wilayah Raas.

Jika ditemukan pelanggaran, mereka berharap aparat berwenang mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

”Jika memang ada oknum yang terlibat, kami berharap segera ditindak sesuai aturan yang berlaku,” pintanya.

Pihaknya berjanji akan terus mengawal persoalan tersebut hingga distribusi BBM kembali normal.

Jika dalam waktu dekat belum ada solusi dari pemerintah, mereka mengancam akan menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar.

”Jika tidak ada langkah konkret, kami akan menggelar aksi lanjutan, baik berupa demonstrasi maupun audiensi dengan jumlah massa yang lebih banyak,” tegasnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kabag Perekonomian dan SDA Setkab Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, mengakui bahwa distribusi BBM di wilayah kepulauan memiliki tantangan tersendiri karena faktor geografis.

Pemerintah daerah, kata dia, terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk mengoptimalkan pelayanan melalui Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS).

Dadang juga mengajak masyarakat, termasuk FPR, untuk ikut mengawasi penyaluran BBM.

Apabila ditemukan indikasi penyimpangan, dia meminta masyarakat segera melapor agar dapat segera ditindaklanjuti.

”Distribusi BBM di wilayah kepulauan memang memiliki tantangan tersendiri. Kami terus berupaya agar kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi,” tandasnya. (tif/bil)

Editor : Amin Basiri
#kelangkaan BBM #FPR #Pemuda Raas #pemkab sumenep