SUMENEP, RadarMadura.id – Anggota DPRD Sumenep Darul Hasyim Fath melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang I Tahun 2025 dengan melibatkan warga Kecamatan Masalembu, Sumenep. Kegiatan yang digelar pada 7–14 November 2025 itu berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Dalam pertemuan tersebut, legislator asal Pulau Masalembu itu mendengarkan langsung berbagai keluhan dan usulan dari masyarakat. Beragam persoalan yang mereka hadapi disampaikan secara terbuka.
Mulai dari kerusakan infrastruktur jalan yang menghambat akses warga, kebutuhan sarana belajar yang lebih memadai bagi anak-anak, hingga kesulitan yang dialami pelaku usaha kecil dalam menghadapi persaingan ekonomi.
Baca Juga: Sosok Darul Hasyim Fath, Pendiri Yayasan Pusat Studi Bung Karno Madura
Darul Hasyim Fath menegaskan, seluruh aspirasi masyarakat sudah dicatat dan menjadi perhatian serius. Menurutnya, masukan warga dari daerah kepulauan merupakan bahan penting dalam proses penyusunan kebijakan.
“Aspirasi menjadi penunjuk arah dalam merumuskan kebijakan yang sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ketua Komisi I DPRD Sumenep itu menambahkan, reses merupakan momentum untuk memastikan persoalan masyarakat di daerah terpencil tetap masuk dalam agenda pembangunan daerah. Legislator, kata dia, harus mampu menjadi penghubung antara harapan masyarakat dan keputusan pemerintah.
“Kami hadir sebagai jembatan antara harapan dan keputusan,” ucap Darul.
Ia menekankan, pembangunan daerah hanya akan efektif jika dirumuskan berdasarkan kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Karena itu, seluruh catatan hasil reses akan dibawa ke rapat pembahasan di DPRD untuk ditindaklanjuti.
“Makanya aspirasi masyarakat harus didengarkan secara konsisten dan dirumuskan dalam kebijakan. Selama kita masih diberi napas oleh Tuhan, di situlah wakil rakyat diuji dalam menjalankan tugasnya,” tutupnya. (iqb/dry)
Editor : Hendriyanto