Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Gelar Penjamasan dan Penyerahan Pusaka Keraton Tiap Muharram, Bupati Fauzi Ajak Jaga Budaya Leluhur

Hendriyanto • Minggu, 6 Juli 2025 | 21:14 WIB

KEGIATAN TAHUNAN: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menerima pusaka keraton dari seorang empu di Pendopo Keraton Sumenep, Kamis (3/7).
KEGIATAN TAHUNAN: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menerima pusaka keraton dari seorang empu di Pendopo Keraton Sumenep, Kamis (3/7).

SUMENEP, RadarMadura.id - Penjamasan dan prosesi penyerahan pusaka keraton Sumenep sudah selesai dilaksanakan. Kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap tahun. Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak masyarakat untuk melestarikan kebudayaan tersebut.

Bupati Fauzi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang digelar setiap Muharram. Yakni melakukan penjamasan pusaka keraton Sumenep yang dilakukan oleh para empuh di Kota Keris.

”Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah daerah bersama masyarakat dalam melestarikan budaya dan tradisi agung yang dimiliki Kabupaten Sumenep,” katanya.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan tradisi yang tidak dimiliki oleh kabupaten lain di Madura. Karena itu, dia mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat budaya tersebut. Tujuannya, warisan leluhur tidak tergerus zaman dan bisa dilestarikan generasi muda.

Baca Juga: Handtraktor Pesantren di Arosbaya Dicuri Maling Pakai Avanza, Tiga Pelaku Terekam CCTV

”Kami mengajak semua elemen masyarakat menjaga dan merawat warisan tradisi leluhur agar tetap lestari hingga kapanpun,” ajaknya. 

Fauzi mengungkapkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap para leluhur. Melainkan juga menunjukkan semangat gotong royong serta pelestarian tradisi yang sangat berharga.

”Kegiatan seperti ini diharapkan bisa menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan generasi muda terhadap warisan budaya leluhur,” ungkapnya.

Dia menambahkan, Sumenep memiliki empu terbanyak di dunia. Fauzi menyadari ada tantangan yang harus dihadapi. Yakni generasi penerus para empu harus terus dilahirkan agar warisan budaya tidak sirna.

”Kami khawatir manakala tidak ada regenerasi, tidak ada lagi yang mampu membuat keris atau pusaka seperti leluhur. Makanya melalui kegiatan jamasan keris ini diharapkan akan lahir generasi selanjutnya,” harapnya.

Baca Juga: Biaya Perdin DPMD Sumenep Lebih Setengah Miliar, Realisasi Dipelototi Wakil Rakyat

Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin mendukung kegiatan jamasan keris. Kegiatan tersebut perlu dilestarikan karena termasuk merawat peninggalan leluhur. ”Budaya yang diwariskan leluhur harus dirawat bersama,” ajaknya.

Dia mendorong agar pemerintah daerah memikirkan regenerasi para empu. Sebab, jika tidak ada yang meneruskan, budaya tersebut berpotensi hilang termakan zaman.

”Regenerasi harus mulai disiapkan mulai sekarang. Ini harus diperhatikan,” pintanya. (iqb/bil)

Editor : Hendriyanto
#keris #Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo #Penjamasan Pusaka #pusaka keraton