BANGKALAN, RadarMadura.id – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur (Jatim) panjat tebing sudah bergulir.
Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bangkalan mengirim lima atlet untuk mengikuti kejuaraan tingkat provinsi tersebut.
Kejuaraan panjat tebing tersebut berlangsung di Surabaya pada Kamis (10/4) hingga Minggu (13/4).
Atlet yang mewakili Bangkalan itu harus pulang dengan tangan kosong di ajang kejuaraan tunggal tersebut.
Pelatih FPTI Bangkalan Kholqirrohman menyampaikan, pihaknya membawa lima atlet debutan di kejurprov tersebut.
Sebab, atlet yang diandalkan tidak bisa ikut karena terkendala kesehatan.
”Sebelumnya ada sembilan atlet yang disiapkan, namun ada yang tidak bisa ikut karena terkendala sakit,” katanya.
Di kejuaraan panjat tebing tingkat provinsi itu, atlet panjat tebing Bangkalan harus pulang lebih awal.
Sebab, dari lima atlet yang dibawa harus gugur di babak penyisihan. Hasil dari kejurprov tersebut dijadikan evaluasi untuk mematangkan persiapan event lain.
”Kami saat ini fokus mematangkan persiapan menuju pekan olahraga provinsi (porprov),” terangnya.
Menurutnya, FPTI Bangkalan menyiapkan empat atlet untuk porprov IX tahun ini.
Mereka merupakan atlet yang berbeda dari atlet yang disiapkan menuju kejurprov. Kegiatan latihan hanya istirahat satu kali dalam satu pekan.
”Latihan dilakukan sore, kecuali Minggu dilakukan pagi,” pungkasnya. (din/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia