BPBD Sampang Lanjutkan Pencarian Dodi

Hera Marylia • Dipublikasikan Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:05 WIB
BELUM DITEMUKAN: Petugas melakukan pencarian korban Dodi di hari kedua sejak hilang di perairan Ketapang, Sampang, Sabtu (24/10). (BPBD UNTUK JPRM)
BELUM DITEMUKAN: Petugas melakukan pencarian korban Dodi di hari kedua sejak hilang di perairan Ketapang, Sampang, Sabtu (24/10). (BPBD UNTUK JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Seorang pemuda asal Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, dilaporkan hilang saat memancing di perairan utara Kecamatan Ketapang.

Korban bernama Dodi, 25, hingga kini masih dalam pencarian. Operasi pencarian telah memasuki hari kedua.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang Mohammad Hozin menyampaikan, pihaknya menerima laporan dari anggota Polsek Ketapang yang kemudian ditindaklanjuti dengan pencarian.

Peristiwa tersebut dikategorikan sebagai kecelakaan laut (laka laut) dan saat ini masih dalam proses pencarian.

”Tim BPBD menerima laporan dari Polsek Ketapang pada Jumat (23/10) pukul 07.45," katanya Sabtu (24/10).

Berdasarkan hasil asesmen, peristiwa tersebut bermula pada Rabu (21/10) pukul 02.00. Saat itu korban berangkat memancing bersama dua saudaranya.

”Ketiganya menggunakan perahu masing-masing untuk melakukan aktivitas memancing,” ujarnya.

Korban diketahui membawa telepon genggam (HP) saat berangkat memancing.

Setibanya di lokasi, ketiganya memilih tempat memancing yang berbeda. Dua saudara korban memancing di sekitar rumpon. 

”Sedangkan korban memilih memancing seorang diri dengan menggunakan perahu menuju ke tengah perairan,” ungkap Hozin.

Dia menjelaskan, lokasi korban memancing diketahui berada di sekitar Obor Petronas.

Sekitar tiga jam kemudian, kedua saudara korban menyusul ke tempat Dodi, tapi tidak menemukan keberadaan korban.

”Perahu korban sudah tidak ada. Saat dihubungi melalui HP-nya, juga tidak bisa dihubungi,” terangnya.

Hozin memaparkan, pencarian dilakukan oleh tim BPBD Sampang bersama Agen Informasi Bencana (AGISENA) BPBD Jawa Timur menggunakan perahu karet.

Namun, hingga pencarian hari kedua, tim baru menemukan serpihan perahu yang diduga milik korban.

”Hari pertama nihil, hari kedua tim menemukan serpihan potongan kapal,” bebernya.

Meski demikian, tim belum bisa menyimpulkan kondisi korban tenggelam atau tidak. Pencarian masih terus dilakukan dengan menyisir perairan laut Ketapang.

”Kami belum bisa memastikan (kondisi dan penyebab hilangnya korban),” tukasnya. (ay/bil)

Editor : Hera Marylia
potongan kapal pencarian memancing kecelakaan laut BPBD Sampang