SAMPANG, RadarMadura.id – Komandan Kodim (Dandim) 0828/Sampang Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar menanggapi realisasi proyek pembangunan gerai Koperasi Merah Putih (KMP) yang dinilai mengabaikan program gentengisasi yang digagas presiden. Dika menyatakan program itu akan direalisasikan pada tahap kedua.
Kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM), Dika mengakui seluruh atap gedung KMP tidak menggunakan genting. "Sebab, sejak perencanaan awal memang tidak menggunakan genting," katanya.
Menurutnya, program gentengisasi muncul setelah perencanaan selesai dan pekerjaan proyek pembangunan gerai KMP sudah berjalan, tepatnya pada April 2026.
"Gagasan gentengisasi dari presiden muncul saat rakor forkopimda di Sentul pada April lalu," tuturnya.
Dika menuturkan, untuk sementara, atap gedung KMP masih menggunakan seng. Ke depan, atap gedung KMP akan menggunakan genting.
"Rencananya, pembangunan tahap kedua menggunakan genting," bebernya.
Ketua Umum (Ketum) PC PMII Sampang Latifah mengingatkan bahwa program gentengisasi yang digagas presiden sudah diketahui khalayak umum. "Namun, sampai saat ini belum ada regulasi yang menunjukkan keseriusan presiden," ungkapnya.
Dia heran mengapa proyek pembangunan KMP justru tidak mengindahkan program gentengisasi tersebut. "Seharusnya, jika benar-benar serius, atap gedung KMP menggunakan genting," bebernya.
Latifah menambahkan, seharusnya jika presiden sudah menyampaikan adanya program gentengisasi, hal itu harus benar-benar direalisasikan sebelum disampaikan kepada publik. "Sehingga menjadi atensi semua pihak," imbuhnya. (bai/yan)
Editor : Anis Billah