PAMEKASAN, RadarMadura.id – Empat ruas jalan di Kecamatan Waru dan Pasean dipastikan masuk program rekonstruksi tahun ini. Pemkab Pamekasan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4.564.000.000.
Anggaran jumbo itu tidak hanya untuk pekerjaan fisik. Pemerintah juga menyiapkan biaya jasa konsultansi perencanaan dan pengawasan agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai spesifikasi.
Paket dengan nilai terbesar ialah rekonstruksi jalan Sumber Waru–Bujur Timur senilai Rp 1,2 miliar.
Tiga paket lainnya masing-masing rekonstruksi jalan senilai Rp 1 miliar per paket. (selengkapnya lihat grafis)
Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan Tri Gunawan membenarkan rencana pengerjaan proyek itu.
Menurut dia, sebagian pekerjaan masih berada pada tahap perencanaan dan penghitungan teknis.
Dia menjelaskan, tim konsultan masih menghitung volume pekerjaan pada setiap ruas.
Perhitungan tersebut mempertimbangkan kondisi lapangan sekaligus penyesuaian harga aspal dan material konstruksi yang mengalami kenaikan.
”Yang jelas seluruh paket itu akan direalisasikan sesuai tahapan yang telah disusun,” katanya. Tri memastikan bahwa proyek peningkatan infrastruktur jalan tersebut segera direalisasikan.
Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Ahmad Fauzi meminta pemerintah daerah memastikan anggaran miliaran rupiah itu benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Penentuan prioritas harus didasarkan pada tingkat kerusakan jalan dan tingginya mobilitas warga.
Politikus Partai Demokrat itu meminta agar seluruh pihak sigap dalam menjaga kondisi infrastruktur di Bumi Gerbang Salam.
”Sehingga, bisa tetap aman dan nyaman. Terutama, wilayah dengan tingkat mobilitas yang tinggi,” tuturnya.
Fauzi menegaskan bahwa infrastruktur yang baik menjadi salah satu hal paling mendasar yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Tujuannya, untuk mendukung aktivitas perekonomian dan layanan warga yang lainnya. (afg/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti