PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pemkab Pamekasan menunjukkan komitmen dalam mendukung program nasional, khususnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Komitmen tersebut mendapat apresiasi langsung dari Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat berkunjung ke Pamekasan, Sabtu (21/2).
Kedatangan Menkop Ferry Juliantono disambut langsung oleh Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman dan Wakil Bupati Sukriyanto.
Pj Sekkab Taufikurrachman, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur serta beberapa pejabat tinggi lainnya turut menyambut kedatangan Menkop.
Menteri Ferry menyatakan, percepatan pembangunan KDKMP sebagai instrumen penguatan ekonomi berbasis desa dan kelurahan.
Pemerintah pusat terus menggenjot pembentukan badan hukum koperasi secara masif agar memiliki legalitas yang kuat sebelum masuk tahap operasional penuh.
”Saya lihat, Pamekasan ini termasuk salah satu kabupaten yang sigap dan tercepat dalam menyukseskan program KDKMP,” ucapnya.
Dia menjelaskan, program KDKMP ditargetkan menjangkau sekitar 80 ribu desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.
Progres pembangunan gerai KDKMP telah terealisasi di sekitar 30 ribu titik.
Progresnya signifikan dalam mendorong kemandirian ekonomi desa melalui wadah koperasi yang terintegrasi.
”Pemerintah pusat menargetkan pembangunan fisik KDKMP rampung pada Mei hingga Juni 2026, sebelum koperasi memasuki fase pengembangan usaha pada akhir tahun,” terangnya.
Politikus Partai Gerindra itu menekankan, program prioritas Presiden Prabowo ini harus dikelola secara profesional dan transparan.
Sehingga, mampu memberikan keuntungan serta manfaat nyata bagi para anggota dan masyarakat luas.
Kehadiran KDKMP diharapkan juga berdampak langsung pada pengentasan kemiskinan.
”Harapan kami, proses KDKMP di Pamekasan bisa dipertahankan hingga tahap operasional dan pengembangan usaha, agar koperasi berjalan optimal dan bekelanjutan,” pesannya.
Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menyampaikan, pembangunan gerai KDKMP di Kota Gerbang Salam terus menunjukkan progres positif.
Pihaknya berkomitmen mempercepat penyelesaian pembangunan agar koperasi segera difungsikan dan dampaknya dirasakan oleh masyarakat.
Bupati Kholil menyebut, pembentukan KDKMP di Pamekasan telah rampung seratus persen.
Seluruh aspek administrasi dan legalitas koperasi di tingkat desa maupun kelurahan dipastikan tuntas.
Tahapan yang masih berjalan yakni pembangunan gerai di desa dan kelurahan.
”Sudah ada sembilan KDKMP yang pembangunan gerainya selesai seratus persen. Insyaallah sudah ada lima gerai yang hampir rampung juga. Maksimal pada awal April ada 14 gerai yang selesai,” ungkapnya.
Mantan anggota DPR RI itu menargetkan seluruh pembangunan gerai KDKMP di Kabupaten Pamekasan bisa rampung sebelum akhir April 2026.
Target tersebut disusun agar tidak terjadi keterlambatan saat koperasi memasuki tahap pengembangan usaha dan penguatan jaringan distribusi di tingkat desa.
”Kami berharap KDKMP dapat segera beroperasi. Ini semua dalam rangka mendukung penuh Asta Cita Presiden dalam memperkuat kemandirian ekonomi dan pemerataan pembangunan dari desa,” pungkasnya. (lil/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti