Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Naik, Legislatif Minta Diskop Umdag Sidak

H
MELAMBUNG TINGGI: Penjual sembako di Jalan RE Martadinata Bangkalan menunjukkan harga minyak goreng kemasan Minyak Kita, Rabu (13/5). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
MELAMBUNG TINGGI: Penjual sembako di Jalan RE Martadinata Bangkalan menunjukkan harga minyak goreng kemasan Minyak Kita, Rabu (13/5). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

Advertisement

BANGKALAN, RadarMadura.id – Harga minyak goreng kemasan Minyak Kita di pasaran kian naik.

Padahal, harga yang telah ditetapkan pemerintah untuk jenis minyak bersubsidi tersebut adalah Rp 15.700 per liter, namun kini tembus Rp 22.000.

Harga tersebut jelas di atas HET yang telah ditentukan pemerintah. Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop Umdag) Bangkalan mengeklaim harga Minyak Kita sesuai dengan ketentuan.

Advertisement

Namun, di beberapa tempat harga minyak bersubsidi itu justru dijual dengan harga di atas HET.

Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman mengatakan, produk Minyak Kita dengan kemasan yang sama mengalami perbedaan harga yang cukup jauh dan bahkan dijual di atas HET.

Itu artinya ada persoalan yang harus didalami oleh diskop umdag agar harga penjualan minyak goreng Minyak Kita sama rata.

Advertisement

”Pemerintah sudah menetapkan HET, tapi harga di lapangan berbeda. Itu janggal dan harus disidak,” pintanya.

Fatkurrahman meminta agar Diskop Umdag Bangkalan melakukan sidak secara menyeluruh atas perbedaan harga jual minyak bersubsidi tersebut.

Jika di pasar tradisional HET yang ditetapkan adalah Rp 15.700, maka di pasar modern atau di swalayan harganya harus sama.

”Itu minyak bersubsidi semestinya tidak ada perbedaan harga dan penjual mengacu pada HET yang ditentukan pemerintah,” tegasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

BPBD Bangkalan Petakan Daerah Rawan Kekeringan, Antisipasi Kemarau Panjang akibat Fenomena El Nino

BPBD Bangkalan Petakan Daerah Rawan Kekeringan, Antisipasi Kemarau Panjang akibat Fenomena El Nino

Menurut Kepala BPBD Bangkalan Zainul Qomar, skema penanganan yang disiapkan meliputi penyaluran bantuan air bersih, penentuan wilayah prioritas, hingga penguatan koordinasi lintas sektor.

Pelibatan Diskop Umdag Patut Dievaluasi, Dalam Distribusi Minyak Goreng Bersubsidi

Pelibatan Diskop Umdag Patut Dievaluasi, Dalam Distribusi Minyak Goreng Bersubsidi

Muh. Rasuli, kepala Diskop Umdag Bangkalan menyatakan, pihaknya hanya mendistribusikan minyak bersubsidi ini ke pedagang pasar, di luar itu bukan kewenangan kami.

Banyak SPPG di Bangkalan Tak Memiliki IPAL

Banyak SPPG di Bangkalan Tak Memiliki IPAL

Ketua Satgas MBG Bangkalan Bambang Budi Mustika menerangkan, sebagian besar SPPG yang tidak memiliki IPAL adalah yang beroperasi di awal peluncuran program MBG.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer