Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polisi  sampang Dalami Penyebab Kematian Aldi

A
Penulis: Amin Basiri❯
TEWAS: Petugas melakukan pengecekan mayat M. Aldi di kamar mayat RSMZ Sampang, Jumat (15/5).
TEWAS: Petugas melakukan pengecekan mayat M. Aldi di kamar mayat RSMZ Sampang, Jumat (15/5).

Advertisement

SAMPANG, RadarMadura.id  – Polisi belum bisa memastikan penyebab kematian M Aldi, 17, warga Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Sampang.M. Aldi ditemukan meninggal di sekitar Jembatan Laris, Sampang, Jumat (15/5). Korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSMZ Sampang. Saat kejadian, korban tidak membawa identitas Namun, polisi masih mencari barang bukti dan saksi kunci dalam peristiwa tersebut. 

Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, hingga kemarin (17/5), penyebab kematian M. Aldi belum terungkap. Anggota Satlantas Polres Sampang tengah mendalami pemicu kematian korban.

”Anggota satlantas saat ini masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” katanya.
Menurutnya, saksi awal yang dimintai keterangan tidak mengetahui secara detail peristiwa yang terjadi Jumat (15/5) malam. Saksi hanya melihat M. Aldi tergeletak di pinggir jalan. Karena itu, belum ada informasi yang jelas terkait kejadian yang menimpa Aldi.

Advertisement

”Belum diketahui penyebabnya. Apakah murni laka lantas atau diduga disebabkan kejadian lainnya,” tuturnya.

Dia menuturkan, anggota Satlantas Polres Sampang sedang pengumpulan barang bukti, seperti rekaman CCTV di sekitar lokasi. Termasuk mencari saksi kunci dalam peristiwa tersebut. Saksi kunci sangat penting untuk mengungkap penyebab kematian korban.

”Anggota Satlantas Polres Sampang tengah mencari saksi kunci, yakni rekan korban, yang videonya sempat viral untuk menggali keterangan lebih lanjut,” tuturnya.

Advertisement

Sebelumnya, korban M. Aldi ditemukan meninggal di sekitar Jembatan Laris, Sampang, Jumat (15/5). Korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSMZ Sampang. Saat kejadian, korban tidak membawa identitas. (bai/bil)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Korban Dugaan Penipuan Bertambah, Imam Mahdi Palsu Kembali Dipolisikan

Korban Dugaan Penipuan Bertambah, Imam Mahdi Palsu Kembali Dipolisikan

Mohammad Sahid As’ad selaku penasihat hukum IH menyatakan, modus dugaan penipuan yang dialami kliennya berawal saat FF menyebut IH tidak memiliki ikatan antara murid dengan guru.

Warga Blega Polisikan Teman Karena Melakukan Penganiayaan dan Merusak Rumah

Warga Blega Polisikan Teman Karena Melakukan Penganiayaan dan Merusak Rumah

Irdiana Kusumawati selaku kuasa hukum korban mengatakan, penganiayaan terhadap kliennya itu terjadi pada Kamis (24/9)

Korban Tindak Asusila oleh Oknum Guru SD di Kangean Bertambah

Korban Tindak Asusila oleh Oknum Guru SD di Kangean Bertambah

Ach. Syaifur Rizal selaku penasihat hukum korban menyatakan, sejumlah korban mengaku mengalami dugaan perlakuan tersebut lebih dari sekali.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer