Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kecipratan Anggaran Tiket Pesawat Puluhan Juta, Kepala BKPSDM Berdalih untuk Pengadaan ASN

Hera Marylia Damayanti • Jumat, 13 Februari 2026 | 08:20 WIB

GRAFIS: HARY/JPRM
GRAFIS: HARY/JPRM

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Keterbatasan anggaran tidak membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan berhemat. Indikasinya, anggaran perjalanan dinas (perdin) organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemkab cukup besar.

Salah satunya melekat di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan.

Anggaran pembelian tiket pesawat untuk perjalanan dinas di lembaga itu mencapai puluhan juta (lihat grafis).

Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Lutfi mengutarakan, pemerintah harusnya cermat dalam menggunakan anggaran. Sebab, fiskal Pemkab Pamekasan tidak baik-baik saja.

Maka, setiap kebijakan belanja harus benar-benar berbasis kebutuhan riil dan kepentingan publik. Bukan sekadar untuk pemenuhan rutinitas birokrasi.

”Ini akan menjadi catatan bagi kami. Kami nanti akan minta penjelasan detailnya dari dinas terkait,” ujarnya Kamis (12/2).

Pihaknya berjanji akan mengawal ketat setiap rupiah yang dimanfaatkan mitra kerjanya. Salah satunya, BKPSDM Pamekasan.

Itu sebagai wujud kontrol agar anggaran yang dibelanjakan benar-benar transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

”Angka-angka ini mesti akan kami tanyakan satu per satu. Pelaksanaannya nanti seperti apa? Jika memang tidak terlalu penting, nanti bisa dialihkan ke yang lebih prioritas,” tegasnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Plt Kepala BKPSDM Pamekasan Saudi Rahman tidak menampik adanya kucuran anggaran pembelian tiket pesawat di lembaganya. Nilainya mencapai Rp 66.850.000.

Anggaran tersebut dipecah untuk delapan kegiatan yang ada tersebar di empat bidang. Sementara sisanya di kesekretariatan. Dia mengeklaim dana puluhan juta tersebut untuk kepentingan pengadaan ASN.

Kemudian, untuk penyusunan kebutuhan ASN dan sistem informasi yang terhubung dengan BKN. Selain itu juga untuk pembelian tiket pesawat dalam rapat koordinasi bersama kementerian/lembaga (KL) di pemerintah pusat.

”Pagu anggaran yang kami siapkan berbasis rencana (prediksi), penggunaannya berbasis kebutuhan, tidak harus dihabiskan,” pungkasnya. (lil/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Perdin #anggaran perjalanan dinas