Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Panen Durian di Bumi Pamelingan (4): Kalau Simas Sudah Matang Pasti Langsung Laku

Hera Marylia Damayanti • Minggu, 19 Januari 2025 | 13:15 WIB
BIKIN NGILER: Durian simas berwarna kuning keemasan yang tumbuh subur di Pamekasan. (RIFAI UNTUK JPRM)
BIKIN NGILER: Durian simas berwarna kuning keemasan yang tumbuh subur di Pamekasan. (RIFAI UNTUK JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Bumi Pamelingan Pamekasan tidak hanya memiliki andalan durian kasur.

Beberapa jenis buah yang identik dengan kulit keras dan berduri itu juga tumbuh subur. Salah satunya adalah durian simas.

Sekilas, durian simas sama seperti durian pada umumnya. Hanya, kulit cenderung cokelat kekuningan.

Bentuknya juga terlihat lonjong dan memanjang. Sedangkan lapisan kulitnya juga tak terlalu tebal. Sehingga, mudah untuk dibelah.

Durian jenis ini cukup populer di Pamekasan. Pencintanya juga lumayan banyak. Padahal, tidak semua pedagang memiliki durian simas.

Tetapi, beberapa pembudi daya durian di Desa Tebul Timur, Kecamatan Pegantenan, memilikinya.

RENDAH: Rifai memanjat pohon durian simas di Desa Tebul Timur, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Jumat (27/12/2024). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)
RENDAH: Rifai memanjat pohon durian simas di Desa Tebul Timur, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Jumat (27/12/2024). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)

Megawati adalah satu dari sekian pemilik pohon durian simas di wilayah itu. Menurut dia, durian jenis itu diburu oleh pembeli.

Bahkan, sebagian dari mereka sudah memesan durian kepada penjual jauh-jauh hari sebelumnya.

”Karena ini (durian simas, Red) masih terbatas. Kalau sudah ada yang matang, pasti langsung laku. Sehingga, harus cepat-cepat atau memesannya lebih dulu,” kata Megawati pada Jawa Pos Radar Madura (JPRM), Jumat (17/1).

Sayangnya, Megawati hanya memiliki satu durian simas saat ditemui JPRM. Sementara, buah lainnya masih bertengger di pohon.

Dia memperkirakan varietas cukup langka itu sudah bisa dinikmati dalam waktu dua pekan ke depan.

”Karena yang populer itu yang durian kasur, maka untuk jenis lainnya itu sangat sulit untuk dijumpai. Sehingga, harganya juga sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan jenis yang lain. Rata-rata di atas Rp 50 ribu,” ungkapnya. (afg/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#durian simas #kuning keemasan #Desa Tebul Timur #diburu #bumi pamelingan #populer #langka