Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Muncul Spekulasi Negatif di Medsos, Pihak Keluarga Berharap Pelaku Dugaan Pembunuhan Sekretaris DPRKP Bangkalan Segera Ditangkap

Hera Marylia Damayanti • Senin, 6 Juli 2026 | 14:37 WIB
BERI PENJELASAN: Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya memberikan keterangan resmi di rumah duka, di Jalan Flamboyan Perumda Bangkalan, Kamis (25/6). (ZEINAL ABIDIN/JPRM)
BERI PENJELASAN: Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya memberikan keterangan resmi di rumah duka, di Jalan Flamboyan Perumda Bangkalan, Kamis (25/6). (ZEINAL ABIDIN/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Foto dan video Sekretaris DPRKP Bangkalan Ruly Yunis Setiawati bersama seorang laki-laki beredar di media sosial (medsos).

Hal itu memunculkan spekulasi negatif terhadap perempuan yang ditemukan meninggal di dalam mobil dinas di parkiran Terminal 1 Bandara Juanda, Sidoarjo itu.

Karena itu, pihak keluarga korban berharap agar polisi segera menangkap pelaku. Hal itu disampaikan penasihat hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya. 

Dia mengatakan, spekulasi negatif muncul pasca foto dan video korban bersama seorang laki-laki di Malang beredar.

Dia meminta masyarakat tidak berprasangka buruk terhadap korban.

Sebab, banyak kemungkinan yang bisa terjadi dan menjadi motif pembunuhan korban.

”Memang banyak spekulasi negatif warganet. Tapi, kami masih menunggu pelaku ditangkap,” katanya.

Dia menuturkan, pihak keluarga tidak mengenali pria berkacamata yang membersamai korban sebelum ditemukan meninggal.

Beredarnya foto dan video itu menimbulkan pertanyaan di kalangan keluarga. 

”Kalau memang ada hubungan spesial, semestinya foto-foto itu tidak diunggah di medsos,” tuturnya.

Risang mengungkapkan, banyak dugaan lain yang perlu didalami oleh aparat kepolisian.

Bisa saja korban terancam saat bersama laki-laki tersebut, sehingga mengharuskan dia harus meng-upload foto-fotonya di medsos. 

Namun, dia tidak yakin jika korban yang mengunggah sendiri foto-foto tersebut.

Spekulasi dan asumsi negatif soal kematian korban memang tidak bisa dibendung.

Dia berharap, masyarakat tidak memberikan asumsi negatif sebelum pelaku ditangkap.

Sebab, sesuatu yang tampak belum tentu keadaan yang sebenarnya.

”Kami berharap masyarakat tidak buru-buru dalam menilai,” harapnya.

Kasihumas Polresta Sidoarjo AKP Tri Novi Handono menyampaikan, sampai saat ini polisi terus menyelidiki dan mendalami kematian korban di Bandara Juanda tersebut.

Dia berharap, masyarakat tidak berspekulasi negatif dan biarkan penyidik bekerja untuk mengungkap kasus tersebut.

”Kami masih mengumpulkan data-data dan masih menyelidiki perkara ini,” tandasnya. (za/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#spekulasi negatif #Sekretaris #DPRKP #foto dan video #medsos