Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Benarkah Gas Sulfur Dioksida Erupsi Gunung Ruang Menyebar Ke Seluruh Indonesia dan Akibatkan Hujan Asam?

Hendriyanto • Kamis, 25 April 2024 | 20:50 WIB
TIDAK BENAR: Hasil potongan video yang diunggah di Tiktok tentang informasi keliru penyebaran SO2 dan dampaknya.
TIDAK BENAR: Hasil potongan video yang diunggah di Tiktok tentang informasi keliru penyebaran SO2 dan dampaknya.

RadarMadura.id – Bencana letusan Gunung Ruang dirasakan oleh beberawa daerah di Indonesia dan beberapa Negara tetangga. Sejumlah pemberitaan dan unggahan video letusan Gunung Ruang menghiasi media sosial.

Ada unggahan di TikTok menarasikan bahwa gas sulfur dioksida (SO2) dari erupsi Gunung Ruang sudah menyebar keseluruh indonesia dan menyebabkan hujan asam.

Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

“Hallo teman2 aku cuma mau infokan kalo gas so2 yg di akibatkan erupsinya gunung Ruang itu udah nyampe nyebar ke seluruh Indonesia dan gas so2 bisa membuat hujan asam yg mampu merusak tanaman dan ga baik buat kesehatan napas,”

Untuk mengecek kebenaran gas SO2 Gunung Ruang menyebabkan hujan asam ke sejumlah daerah di Indonesia, berikut hasil pengecekan tim cek fakta:

HASIL CEK FAKTA

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Eddy Hermawan mengungkapkan letusan gunung Ruang di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro, Sulut menghasilkan semburan lava pijar dan melepaskan gas sulfur dioksida (SO2) yang menyebar ke seluruh wilayah Indonesia.

Ia mengatakan pusaran angin di barat laut Pulau Sumatra itu telah menarik uap air dari Australia dan Laut Pasifik. Gas sulfur dioksida yang keluar dari kawah Gunung Ruang juga ikut tersebar seiring dengan adanya siklon tropis.

"Erupsi tidak menimbulkan anomali cuaca yang besar. Hujan yang terjadi saat ini lebih didominasi karena pengaruh IOD yang mulai negatif dan adanya siklon tropis di barat laut Pulau Sumatra," kata Eddy dilansir dari ANTARA.

Dia menerangkan gas sulfur dioksida yang menyebar akibat letusan Gunung Ruang tak menimbulkan hujan asam seperti yang ramai dibicarakan publik di media sosial.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menyatakan belum menerima informasi paparan gas SO2 (sulfur dioksida) di Kalimantan Timur pasca-erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut).

"Untuk mengetahui apakah paparan gas SO2 sampai Kaltim sesuai dengan informasi yang beredar, tentu harus ada dukungan data. Sampai saat ini, kami belum terima informasi itu," kata Koordinator bidang data dan informasi BMKG Balikpapan Diyan Novrida, dilansir dari ANTARA.

KESIMPULAN

Tidak ada pernyataan dan bukti hasil kajian resmi jika letusan Gunung Ruang di Sulawesi Utara itu mengakibatkan hujan asam. Sehingga informasi yang disampaikan disejumlah medsos itu tidak berdasar karena tidak ada bukti hasil kajiannya.

Rujukan

https://kaltim.antaranews.com/berita/210711/bmkg-balikpapan-belum-terima-informasi-paparan-gas-sulfur-gunung-ruang

https://cekfakta.com/focus/19318 

Editor : Hendriyanto
#sulawesi utara #SO2 #Sitaro #Gas Sulfur Dioksida #Gunung Ruang #erupsi