Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Capaian Pendapatan DLH Bangkalan Rendah, Akui Sejumlah Potensi Tak Tergarap Maksimal

Hera Marylia Damayanti • Kamis, 9 Juli 2026 | 06:25 WIB
TEMPAT PENGOLAHAN SAMPAH: Petugas kebersihan berada di TPS 3R Kelurahan Pangeranan, Bangkalan, Rabu (8/7). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
TEMPAT PENGOLAHAN SAMPAH: Petugas kebersihan berada di TPS 3R Kelurahan Pangeranan, Bangkalan, Rabu (8/7). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan dituntut bekerja lebih ekstra dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Sebab, target yang dibebankan cukup besar, yakni Rp 790 juta.

Plt Kepala DLH Bangkalan Achmad Siddiq mengutarakan, capaian PAD lembaganya masih rendah.

Dia mengeklaim capaiannya baru 50 persen. Sehingga, dibutuhkan terobosan untuk meningkatkan pendapatan sesuai target yang ditentukan.

Terdapat beberapa faktor yang membuat capaian PAD sektor kebersihan rendah.

Salah satunya, pemutusan kontrak sewa lahan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) di Jalan Halim Perdanakusuma.

Tak adanya aktivitas pengolahan sampah di belakang Bangkalan Plaza tersebut membuat pundi-pundi pendapatan lembaganya berkurang.

Di sisi lain, beberapa potensi pendapatan belum tergarap secara maksiaml.

Yaitu, jasa kebersihan dari tempat pengelolaan sampah reduce, reuse, and recycle (TPS 3R), perkantoran, hingga pungutan sampah berlangganan terhadap para pengelola rumah makan.

”Penyumbang baru TPS 3R yakni sebanyak 25 titik,” imbuhnya.

Mantan sekretaris dinas perhubungan (dishub) tersebut akan berusaha untuk memenuhi target yang telah ditetapkan.

Salah satunya dengan memanfaatkan layanan pengelolaan sampah dari para pengelola dapur program makan bergizi gratis (MBG).

Anggota Komisi III Takdir Mukjizat menyatakan, target PAD ratusan juta itu sudah disepakati antara eksekutif dan legislatif.

Maka, tak ada alasan bagi mitra kerjanya untuk tak memenuhi kesepakatan yang sudah ditentukan. ”Bagaimanapun caranya harus tercapai,” tegasnya. (za/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#pengolahan sampah #Capaian PAD #faktor #dlh #rendah