Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

DKPP Turunkan 47 Petugas Awasi Lapak Hewan Kurban

Amin Basiri • Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:47 WIB
MEMANTAU: Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid turun langsung ke lapak penjualan hewan di Desa Kolor, Kecamatan Kota, Selasa (19/5).
MEMANTAU: Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid turun langsung ke lapak penjualan hewan di Desa Kolor, Kecamatan Kota, Selasa (19/5).

SUMENEP, RadarMadura.id – Sebanyak 47 tenaga kesehatan hewan di bawah naungan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep diturunkan untuk mengawasi penjualan hewan kurban.

Hal itu dilakukan guna memastikan hewan yang diterima oleh masyarakat dalam kondisi sehat.

Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid menyampaikan, kegiatan tersebut dilakukan secara massif menjelang Hari Raya Idul Adha.

”Itu untuk memastikan hewan yang dijual sehat dan layak dijadikan hewan kurban,” terangnya.

Pria yang akrab disapa Inung itu menuturkan, petugas turun langsung ke lapak-lapak penjualan hewan guna memeriksa kondisi ternak.

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan terhadap kesehatan fisik hewan, tanda penyakit menular, hingga kelayakan sebagai hewan kurban.

Dia menegaskan, agar para pedagang tidak menjual hewan yang sedang sakit atau terindikasi terpapar penyakit.

Jika ditemukan, kata Inung, petugas akan meminta pedagang memisahkan ternak tersebut agar tidak menular ke hewan lainnya.

”Pengawasan akan diperketat setelah tim DKPP sebelumnya menemukan tiga ekor kambing kurban terjangkit penyakit orf yang dijual bebas di lapak hewan kurban,” tegasnya.

Kata dia, saat ini DKPP telah mendata sedikitnya delapan lapak penjualan di Sumenep.

Menurutnya, lapak-lapak itu akan terus bertambah seiring mendekati Hari Raya Kurban.

”Biasanya semakin dekat ke hari raya, lapak dadakan akan semakin banyak,” ucapnya. 

Dia menambahkan, selain melakukan pengawasan dan pemeriksaan, petugas juga mengedukasi pedagang dan pembeli terkait hewan kurban yang sehat.

Dia meminta masyarakat agar lebih teliti dalam memilih hewan, salah satu caranya dengan memastikan ternak tidak mengalami luka pada mulut, kulit atau menunjukkan gejala penyakit lain. 

”Petugas terdiri atas 20 tenaga medis hewan dan 27 paramedis,” tandasnya. (tif/han)

Editor : Amin Basiri
#dkpp sumenep #Lapak #hewan ternak