Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPJS Kesehatan Ingatkan Calon Jemaah Haji Jaga Status JKN Tetap Aktif

H
Penulis: Hendriyanto❯
TERBUKTI: Peserta JKN asal Kabupaten Sumenep, Maryamah menunjukkan aplikasi kesehatan miliknya.
TERBUKTI: Peserta JKN asal Kabupaten Sumenep, Maryamah menunjukkan aplikasi kesehatan miliknya.

Advertisement

SUMENEP, RadarMadura.id – BPJS Kesehatan mengingatkan calon jemaah haji untuk memastikan status kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap aktif. Langkah tersebut penting untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi jemaah dan keluarga selama menjalankan ibadah haji.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Galih Anjung Sari, mengatakan kondisi kesehatan tidak dapat diprediksi. Perlindungan jaminan kesehatan dinilai penting agar peserta tetap terlindungi saat membutuhkan layanan kesehatan.

“Calon jemaah haji bisa saja mengalami gangguan kesehatan kapan saja. Oleh sebab itu, pentingnya menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif agar saat membutuhkan pelayanan kesehatan, biaya pengobatan dapat dijamin sesuai ketentuan,” ujar Galih.

Advertisement

Menurut Galih, ketenangan dalam beribadah juga dipengaruhi perlindungan kesehatan bagi keluarga di rumah. Dengan kepesertaan aktif, jemaah dan keluarganya dapat mengakses layanan kesehatan tanpa kendala biaya.

“Selain untuk diri sendiri, perlindungan JKN juga penting bagi keluarga yang ditinggalkan di tanah air. Oleh sebab itu, jangan lupa memastikan seluruh anggota keluarga telah terdaftar dan aktif sebagai peserta JKN,” ujarnya.

Advertisement

Galih menambahkan bahwa status kepesertaan aktif juga menjadi salah satu syarat administrasi calon jemaah haji. Ia mengimbau masyarakat rutin mengecek status kepesertaan melalui layanan PANDAWA maupun Aplikasi Mobile JKN.

“Program JKN juga mengedepankan prinsip gotong royong. Ketika peserta rutin membayar iuran dan tidak menunggak, maka secara tidak langsung telah membantu peserta lain yang sedang membutuhkan pelayanan kesehatan,” tambah Galih.

Sementara itu, peserta JKN asal Kabupaten Sumenep, Maryamah (68), mengaku merasakan manfaat menjaga status kepesertaan tetap aktif setelah menunaikan ibadah haji. Ia merasa lebih tenang dan fokus beribadah karena memiliki perlindungan kesehatan.

“Menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif menurut saya memang menjadi kewajiban sebagai peserta. Kita tidak pernah tahu kapan akan sakit, sehingga perlindungan kesehatan sangat penting dimiliki,” katanya.

Maryamah juga mengapresiasi layanan digital yang disediakan BPJS Kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN. Menurutnya, layanan tersebut memudahkan peserta untuk mengecek status kepesertaan secara praktis.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Peserta JKN di Sumenep Rasakan Manfaat Prolanis untuk Kendalikan Hipertensi

Peserta JKN di Sumenep Rasakan Manfaat Prolanis untuk Kendalikan Hipertensi

Peserta JKN di Sumenep rasakan manfaat Prolanis BPJS Kesehatan untuk mengendalikan hipertensi dan memantau kesehatan rutin.

BPJS Kesehatan Ingatkan Pentingnya Menjaga Status JKN Tetap Aktif

BPJS Kesehatan Ingatkan Pentingnya Menjaga Status JKN Tetap Aktif

BPJS Kesehatan ingatkan pentingnya menjaga status JKN tetap aktif agar peserta terhindar dari kendala layanan dan denda.

Biaya Haji Kesra Sumenep Lebih Rp 1 Miliar, Anggaran Terbanyak untuk Sewa Bus Pariwisata

Biaya Haji Kesra Sumenep Lebih Rp 1 Miliar, Anggaran Terbanyak untuk Sewa Bus Pariwisata

Bagian Kesra Setkab Sumenep mengelola anggaran miliaran rupiah untuk pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji tahun ini. Anggaran tersebut terdiri atas dua belas paket.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer