Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Belasan Pelaku UMKM di Masalembu Terima Bantuan Modal Usaha dari Baznas

Hendriyanto • Kamis, 11 Desember 2025 | 22:56 WIB

SUMRINGAH: Pelaku UMKM di Desa Masalima Kecamatan Masalembu, Sumenep mendapat bantuan modal usaha dari Baznas melalui pemerintahan desa setempat.
SUMRINGAH: Pelaku UMKM di Desa Masalima Kecamatan Masalembu, Sumenep mendapat bantuan modal usaha dari Baznas melalui pemerintahan desa setempat.

MASALEMBURadarMadura.id – Sebanyak 19 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Masalima, Kecamatan/Pulau Masalembu, menerima bantuan modal usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumenep melalui Pemerintah Desa setempat. Bantuan tersebut diharapkan menjadi penguat roda perekonomian masyarakat di wilayah kepulauan.

Kepala Desa Masalima, Darussalam, menjelaskan bahwa setiap pelaku UMKM mendapatkan bantuan modal sebesar satu juta rupiah. Bantuan itu diberikan untuk menunjang pengembangan usaha kecil yang selama ini berjalan dengan berbagai keterbatasan.

Menurutnya, para pelaku UMKM di kepulauan kerap menghadapi persoalan akses permodalan. Kondisi geografis menjadi salah satu tantangan sehingga banyak usaha kecil sulit berkembang secara maksimal.

“Bantuan dari Baznas ini diharapkan bisa membantu pelaku UMKM mengembangkan usahanya dan menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Darussalam menegaskan bahwa dukungan terhadap UMKM sangat penting untuk menjaga kestabilan ekonomi desa. Para pelaku usaha kecil merupakan salah satu tulang punggung perputaran ekonomi masyarakat di Masalembu.

Baca Juga: Bangunan Rusak akibat Gempa Bumi di Sumenep Bertambah, Bantuan Pemulihan Rumah Warga Andalkan BTT dan Baznas

Ia menilai, upaya seperti ini harus terus diperluas agar jumlah UMKM yang terbantu semakin banyak. Dengan begitu, kemandirian ekonomi masyarakat dapat tumbuh secara berkelanjutan.

“UMKM menjadi salah satu pilar penting dalam perekonomian desa. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen untuk memperkuat kemandirian warga,” tegasnya.

Selain itu, Pemerintah Desa Masalima juga berkomitmen melakukan pendampingan lanjutan agar bantuan modal tersebut tepat guna. Pendampingan itu meliputi pengelolaan keuangan sederhana hingga strategi pemasaran.

Darussalam berharap, bantuan modal ini tidak hanya digunakan untuk menambah stok barang, tetapi juga mendorong inovasi usaha agar pelaku UMKM memiliki daya saing.

Sementara itu, Ketua Baznas Sumenep, Ahmad Rahman, menyampaikan bahwa program bantuan modal usaha menjadi bagian dari fokus Baznas dalam memberdayakan masyarakat melalui sektor produktif.

Baca Juga: Kemenag Buka Seleksi Anggota Baznas RI 2025, Dibutuhkan 8 Tokoh Masyarakat

Menurutnya, pemberdayaan ekonomi melalui UMKM merupakan strategi jangka panjang yang akan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, terutama di wilayah yang akses ekonominya terbatas seperti kepulauan.

“Bantuan ini diberikan untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya melalui pemberdayaan pelaku usaha kecil,” katanya.

Ahmad Rahman menjelaskan, Baznas akan terus melakukan intervensi pada sektor-sektor yang dinilai mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui bantuan dana bergulir untuk usaha produktif.

Ia mengapresiasi Pemerintah Desa Masalima yang proaktif mendata dan mengusulkan pelaku UMKM yang layak menerima bantuan. Kolaborasi ini dinilai penting agar program berjalan tepat sasaran.

Program bantuan tersebut juga diharapkan dapat menginspirasi desa-desa lain di wilayah kepulauan untuk memperkuat ekosistem UMKM melalui sinergi bersama Baznas dan pemerintah daerah.

Dengan adanya bantuan ini, pemerintah desa dan Baznas berharap pelaku UMKM mampu meningkatkan skala usaha, memperluas pemasaran, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat di Masalembu. (iqb/dry)

Editor : Hendriyanto
#Baznas #sumenep #masalembu #modal usaha #bantuan UMKM