Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Komisi II: Disnaker Sumenep Harus Transparan, Dalam Pelaksanaan 11 Paket Pelatihan Kerja

Hera Marylia Damayanti • Senin, 29 September 2025 | 20:55 WIB
MENJELASKAN: Kepala Disnaker Sumenep Heru Santoso saat ditemui di ruang kerjanya. (MOH. LATIF/JPRM)
MENJELASKAN: Kepala Disnaker Sumenep Heru Santoso saat ditemui di ruang kerjanya. (MOH. LATIF/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Setiap peserta pelatihan kerja yang diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Sumenep mendapatkan pesangon atau transpor. Uang yang didapat sebesar Rp 75.000 per hari.

Kepala Disnaker Sumenep Heru Santoso mengatakan, terdapat 11 paket pelatihan yang dicanangkan institusinya. Hingga saat ini, sembilan dari 11 paket pelatihan tersebut sudah direalisasikan. ”Sementara dua paket pelatihan lainnya dijadwalkan akan diadakan pada Oktober mendatang,” katanya.

Menurutnya, setiap peserta pelatihan memang mendapatkan uang transpor sebesar Rp 75.000 per hari. Sebab, institusinya tidak memberikan bantuan alat kepada peserta. ”Tidak ada anggaran untuk pemberian bantuan alat, hanya uang transpor,” ucapnya.

Dijelaskan, durasi pelaksanaan pelatihan bervariasi. Misalnya untuk multimedia dan desain grafis digelar selama 30 hari, tata boga dan rias pengantin selama 15 hari, dan las listrik hanya 12 hari. ”Setiap hari peserta pelatihan mendapatkan uang transpor Rp 75.000 dan dikirim langsung ke rekening peserta,” ucapnya.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep Masdawi minta program tersebut direalisasikan sesuai ketentuan. Program itu diharapkan bisa meningkatkan keterampilan individu. Sebab, anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk program tersebut tidak sedikit.

”Harus ada evaluasi secara berkala dari dinas terkait untuk mengukur seberapa jauh kesuksesan program pelatihan tersebut. Apalagi, program tersebut sudah berkali-kali direalisasikan. Biar hasilnya jelas dan tidak terkesan hanya gugur kewajban,” pintanya.

Terkait dengan pemberian uang transpor bagi peserta, Masdawi mengingatkan kepada disnaker untuk profesional dan transparan. ”Jangan sampai ada pemotongan, uang itu harus diterima secara utuh oleh peserta,” tandasnya. (tif/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#uang transpor #transparan #Disnaker Sumenep #komisi ii #pelatihan kerja