Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Program MBG di Sumenep Dihentikan

Ina Herdiyana • Senin, 17 Februari 2025 | 22:42 WIB

 

LAHAP: Siswa menikmati sajian program Makan Bergizi Gratis di SDN Pandian 1, Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep, Senin (13/1). (MOH. LATIF/JPRM)   
LAHAP: Siswa menikmati sajian program Makan Bergizi Gratis di SDN Pandian 1, Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep, Senin (13/1). (MOH. LATIF/JPRM)  

SUMENEP, RadarMadura.id – Ribuan siswa di Kabupaten Sumenep tidak bisa menikmati program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebab, program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu dihentikan. Informasi dihentikannya program tersebut diumumkan melalui grup WhatsApp penerima MBG pada Sabtu (15/2).

Kusniah selaku pelaksana tugas (Plt) kepala Dasar Negeri (SDN) Pandian 1, Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep, membenarkan informasi penghentian program MBG.

Informasi pemberhentian program itu diketahui dari surat edaran yang disebarkan melalui grup para penerima program MBG.

”Edarannya disampaikan melalui grup WhatsApp penerima MBG pada Sabtu (15/2). Saya tergabung di grup itu. Mulai besok (hari ini), Makan Bergizi Gratis dihentikan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Minggu (16/2).

Kusniah menyebut, dalam surat edaran tidak ada alasan yang jelas mengapa program yang menyasar 2.965 siswa itu dihentikan.

Dalam surat itu hanya disebutkan bahwa ada dinamika yang belum teratasi. Tidak ada kejelasan kapan program tersebut akan dilaksanakan lagi.

”Alasannya tidak disebutkan secara terperinci. Katanya karena ada dinamika yang belum teratasi. Kami hanya menerima, ada dinamika seperti apa, kami tidak tahu,” ungkapnya.

Menurut dia, tidak ada kendala selama program MBG berlangsung di SDN Pandian 1. ”Pendistribusiannya lancar-lancar saja. Biasanya ketika jam istirahat, makanan sudah sampai,” terangnya.

Koran ini berupaya mengonfirmasi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Sumenep Mohammad Kholilurrahman. Namun, yang bersangkutan tetap tidak merespons saat dihubungi.

Program MBG di Kota Keris resmi diluncurkan pada Senin (13/1). Program ini menyasar 2.965 siswa di 18 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari TK, SD/MI, SMP/MTS, hingga SMA sederajat.

Belasan sekolah yang menjadi sasaran tersebar di wilayah Kecamatan Kota Sumenep. Perinciannya, terdiri atas tiga PAUD, empat taman kanak-kanak (TK), lima sekolah dasar (SD), dan empat sekolah menengah pertama (SMP). Sementara untuk tingkat SMA hanya dua sekolah. (tif/bil)

Editor : Ina Herdiyana
#Mbg #presiden prabowo subianto #Makan Bergizi Gratis #program #whatsapp