SUMENEP, RadarMadura.id – Bazar Takjil Ramadan di Kabupaten Sumenep tidak pernah sepi pengunjung.
Ratusan pengunjung berburu menu buka puasa yang dijual pedagang di area Bazar Takjil Ramadan di sisi selatan Taman Bunga Pottre Koneng.
Juhariya, 38, warga Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, mengaku rutin setiap hari ke tempat bazar takjil, bahkan, sejak pertama Bazar Takjil Ramadan dilaksanakan.
”Setiap hari selalu datang ke sini (bazar takjil) bareng keluarga,” ucapnya Senin (18/3).
Jajanan favoritnya yang dijual di bazar takjil adalah mento.
Selain karena rasanya enak, mento merupakan jajanan tradisional yang masih bertahan sampai saat ini. ”Senang sih makan itu, enak,” jelasnya.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep Mohamad Iksan menyatakan, salah satu spirit yang diusung dalam bazar takjil adalah kearifan lokal.
Artinya, JPRM dan pemerintah ingin mempertahankan kuliner tradisional yang biasa dikonsumsi warga Kota Keris.
”Sehingga kuliner khas Sumenep tetap bisa bertahan di tengah gempuran industri makanan,” katanya. (di/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia