Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemanfaatan Mesin Pengolah Sampah Tak Maksimal, Sekali Beroperasi Hasilkan 2 Ton RDF 

A
Penulis: Amin Basiri❯
LANDAI: Pengendara melintas di depan kontainer sampah milik DLH di Jalan Jokotole, Gedungan, Batuan, Sumenep, Minggu (10/5).
LANDAI: Pengendara melintas di depan kontainer sampah milik DLH di Jalan Jokotole, Gedungan, Batuan, Sumenep, Minggu (10/5).

Advertisement

SUMENEP, RadarMadura.id – Pengolahan sampah dilakukan menggunakan mesin sejak awal 2025 lalu.

Namun, refuse derived fuel (RDF) yang dijual pihak swasta hanya sekali. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep beralasan terkendala administrasi. 

Kepala UPTD Pengelolaan Sampah DLH Sumenep Achmad Junaidi mengakui pengiriman RDF ke PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) baru dilakukan sekali. Jumlahnya, 24,1 ton.

Advertisement

Pemkab Sumenep masih melakukan proses perpanjangan kontrak dengan PT SBI. 

”Kalau hasil olahannya sudah siap kirim. Saat ini sudah ada sekitar 40 ton RDF yang sudah siap. Maka, kami menunggu penjemputan dari PT SBI,” ujarnya. 

Olahan sampah yang diproduksi terbagi dua jenis. Yakni organik dan nonorganik. Kedua jenis itu memiliki cara pengangkutan yang berbeda.

Advertisement

”Untuk cara pengiriman, PT SBI yang akan menangani, kami hanya menyediakan bahan olahannya,” imbuhnya. 

Pria yang biasa disapa Edi itu mengakui, pemanfaatan mesin pengolah sampah yang dikelola lembaganya belum maksimal.

Sebab, sekali dioperasikan, mesin itu hanya bisa mengolah sampah dua ton.

 Selain itu, sumber daya manusia (SDM) di lembaganya juga terbatas. Pihaknya berencana melakukan pengembangan dan penambahan SDM.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pengadaan Mesin Pengolahan Sampah Dibagi Dua Tahap, Ditargetkan Tuntas Akhir Bulan

Pengadaan Mesin Pengolahan Sampah Dibagi Dua Tahap, Ditargetkan Tuntas Akhir Bulan

Plt Kepala DLH Bangkalan Achmad Siddik menargetkan bulan ini (Juni) delapan mesin pengolah sampah itu sudah terpasang agar bisa segera difungsikan.

Armada Pemadam Kebakaran Terbatas, Pemkab Sumenep Siapkan Penambahan

Armada Pemadam Kebakaran Terbatas, Pemkab Sumenep Siapkan Penambahan

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sumenep Agus Dwi Saputra mengatakan, pihaknya akan mengupayakan tambahan anggaran untuk pengadaan armada damkar.

Bupati Fauzi Siapkan Langkah Strategis Majukan Sumenep Usai Borong Enam Penghargaan Wilwatikta Award

Bupati Fauzi Siapkan Langkah Strategis Majukan Sumenep Usai Borong Enam Penghargaan Wilwatikta Award

kemajuan Sumenep ke depan membutuhkan kerja bersama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam menjalankan seluruh agenda pembangunan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer