BANGKALAN, RadarMadura.id – Madura United (MU) harus menghadapi bayang-bayang degradasi. Sebab, tim berjuluk Laskar Sape Kerrap tersebut masih terseok-seok di papan bawah. Yakni, bertengger di peringkat ke-16 klasemen sementara.
Karteker MU Rachmad Basuki mengaku telah meminta pemainnya untuk tidak panik meski timnya kehilangan poin penuh saat menjamu Dewa United, Sabtu (25/4). Sebab, timnya masih memiliki kesempatan untuk keluar dari zona merah.
”Salah satu tugas pelatih adalah memotivasi pemain. Apa pun yang terjadi, pemain telah melakukan yang terbaik,” ujarnya.
BRI Liga 1 Super League menyisakan lima pertandingan. Kesempatan itu harus bisa dimaksimalkan untuk meraih poin di setiap pertandingan. ”Kita tidak boleh kehilangan poin lagi (di lima laga sisa), “ ujarnya.
Baca Juga: Sape Kerrap Berambisi Gilas Banten Warriors, Tiga Penggawa Andalan MU Bisa Diturunkan
Pria asal Pamekasan itu menilai, timnya lebih diuntungkan dibandingkan beberapa pesaingnya di papan bawah dalam menghadapi lima laga sisa. Sebab, klub yang dihadapi kompetitor MU merupakan tim-tim tangguh.
”Kita harus percaya diri dan optimis. Tugas penggawa MU bermain baik sekuat tenaga dan tidak buang-buang poin agar kita selamat dari degradasi,” imbuhnya.
Di pekan ke-30 MU akan menantang tuan rumah Semen Padang, Rabu (29/4). Waktu persiapan yang dimiliki tidak banyak. Sebab, MU baru menyelesaikan pertandingan terakhirnya, Sabtu (25/4).
”Senin (27/4) kita sudah berangkat ke Padang, itu salah satu pertandingan penting buat kami,” katanya. (jup)
Editor : Amin Basiri