Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Puisi M. Wildan

Hera Marylia Damayanti • Sabtu, 27 Januari 2024 | 00:41 WIB
Ilustrasi (Pixabay)
Ilustrasi (Pixabay)

Catatan Perjalanan 1

            :Kota Keris

Sesak keramaian menopang jalan

Klakson kendaraan rutin memanggil

Bahkan terik menyengat

Pada jok belakang.

 

Pandangan tertuju manis

Melahap panorama di ujung pulau

Mengesankan, penuh lamunan panjang.

 

Di pinggiran jalan

Penjual kaki lima memajang

Menawarkan pangannya sambil meracau

Keringatnya bertengger manis,

Lelah, diabaikan tanpa pamrih.

 

Mata terlelap

Ingatan tak lagi menyatu dengan alam

Hanya suara deru knalpot panas

Terdengar parau.

 

Reguler, 2023

…………………………………

 

Seberkas Sajak Untukmu

            :Putri Kadur

Setangkai kisah baru saja dimulai

Dengan harapan semu di balik pintu

Beralas selembar pasti

Yang setia kau cumbui

Di malam pemuja seribu janji

Penuh akan aroma bunga melati.

 

Reguler, 2023

…………………………………

 

Masa Kita Bukan Anak-Anak Lagi

            :Naila Inayatillah

Sudah waktunya

Kita belajar memainkan alur

Sekarang beda dengan dahulu,

Yang mana dulu keserakahan sering mewarnai

Tapi sekarang duduklah

Terjemahkan masa depan

Raih cita-cita yang pernah menjadi candaan dahulu

Rangkul sebagaimana boneka

Yang kau punya waktu itu.

 

Marilah haturkan

Pada mereka yang kabung kegelapan

Bahwa kita bisa

Menyatukan asa

Dengan lakon mayang

Bagi peradaban

Di hari yang akan berselang.

 

Reguler, 2023

…………………………………

 

Catatan Perjalanan 2

            : Alun-Alun Kota

Penerang jalan dihidupkan

Lampu-lampu berjejer rapi

Bak mainan kecil,

Lalu-lalang pejalan kaki

Terlihat santai dengan hidupnya

Senyumnya menghadirkan rasa

Yang luput dari sasaran mata.

 

Nyaman,

Adalah hal pertama yang terbesit

Suasana sendu

Berbelut sunyi tanpa kata,

Hanya lampion mengungkap manis

Hingga sunggingan bibir tertarik

Merapal senyuman tanpa sadar.

 

Alun-Alun Kota Keris, 2023

…………………………………

 

Surat Kecil untuk Tuhan

Ada saatnya kubersandar diri pada nasib

Merangkul derita

Yang kian sunyi menampakkan lelap

Di keheningan malam

Yang lupa akan segalanya.

 

Tuhan...

Tak lama lagi sunyi datang

Menyapa tubuh yang terbungkus kesunyian

Lalu kunang-kunang itu memecah lamunan

Di peristirahatan terakhir alam bawah sadar

Yang kusandarkan pada pilar kehidupan.

 

Tuhan…

Kutulis surat ini

Saat tangan tidak lagi menyusun kata

Dan mata telah kabur

Pergi di kedalaman rindu

yang makin memburu.

 

Reguler, 2023

…………………………………

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Surat Kecil untuk Tuhan #Catatan Perjalanan 2 #Catatan Perjalanan 1 #Seberkas Sajak Untukmu