Catatan Perjalanan 1
:Kota Keris
Sesak keramaian menopang jalan
Klakson kendaraan rutin memanggil
Bahkan terik menyengat
Pada jok belakang.
Pandangan tertuju manis
Melahap panorama di ujung pulau
Mengesankan, penuh lamunan panjang.
Di pinggiran jalan
Penjual kaki lima memajang
Menawarkan pangannya sambil meracau
Keringatnya bertengger manis,
Lelah, diabaikan tanpa pamrih.
Mata terlelap
Ingatan tak lagi menyatu dengan alam
Hanya suara deru knalpot panas
Terdengar parau.
Reguler, 2023
…………………………………
Seberkas Sajak Untukmu
:Putri Kadur
Setangkai kisah baru saja dimulai
Dengan harapan semu di balik pintu
Beralas selembar pasti
Yang setia kau cumbui
Di malam pemuja seribu janji
Penuh akan aroma bunga melati.
Reguler, 2023
…………………………………
Masa Kita Bukan Anak-Anak Lagi
:Naila Inayatillah
Sudah waktunya
Kita belajar memainkan alur
Sekarang beda dengan dahulu,
Yang mana dulu keserakahan sering mewarnai
Tapi sekarang duduklah
Terjemahkan masa depan
Raih cita-cita yang pernah menjadi candaan dahulu
Rangkul sebagaimana boneka
Yang kau punya waktu itu.
Marilah haturkan
Pada mereka yang kabung kegelapan
Bahwa kita bisa
Menyatukan asa
Dengan lakon mayang
Bagi peradaban
Di hari yang akan berselang.
Reguler, 2023
…………………………………
Catatan Perjalanan 2
: Alun-Alun Kota
Penerang jalan dihidupkan
Lampu-lampu berjejer rapi
Bak mainan kecil,
Lalu-lalang pejalan kaki
Terlihat santai dengan hidupnya
Senyumnya menghadirkan rasa
Yang luput dari sasaran mata.
Nyaman,
Adalah hal pertama yang terbesit
Suasana sendu
Berbelut sunyi tanpa kata,
Hanya lampion mengungkap manis
Hingga sunggingan bibir tertarik
Merapal senyuman tanpa sadar.
Alun-Alun Kota Keris, 2023
…………………………………
Surat Kecil untuk Tuhan
Ada saatnya kubersandar diri pada nasib
Merangkul derita
Yang kian sunyi menampakkan lelap
Di keheningan malam
Yang lupa akan segalanya.
Tuhan...
Tak lama lagi sunyi datang
Menyapa tubuh yang terbungkus kesunyian
Lalu kunang-kunang itu memecah lamunan
Di peristirahatan terakhir alam bawah sadar
Yang kusandarkan pada pilar kehidupan.
Tuhan…
Kutulis surat ini
Saat tangan tidak lagi menyusun kata
Dan mata telah kabur
Pergi di kedalaman rindu
yang makin memburu.
Reguler, 2023
…………………………………
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti